Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

"Ibu ini ibu kandung kalian! Ibu mengandung kalian selama sembilan bulan, bertaruh nyawa demi melahirkan kalian! Ibu yang menyusui kalian pertama kali, mengajari kalian mengucapkan kata pertama, melangkah untuk pertama kalinya! Ibu bekerja keras karena ingin memberikan kehidupan terbaik untuk kalian! Sebenarnya apa salah Ibu sampai kalian begitu membenci Ibu ... hingga tega pakai serbuk sari untuk membunuh Ibu?" Makin dia bicara, makin dia emosional. Air matanya tumpah ruah, bercampur aduk dengan rasa patah hati dan putus asa. "Itu cuma kecelakaan." Dimas membela diri dengan suara lirih.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Kutukar Hidupku untuk Kalian

Kutukar Hidupku untuk Kalian

Air matanya seakan mengenai hatiku, pahit, perih, dan terasa gatal. "Katie, dulu kamu menyelamatkanku dari rumah penuh neraka itu." "Sekarang, giliranku menyelamatkanmu." "Bisakah kamu... sering datang ke mimpiku setelah ini?" "Hidup sendirian... sungguh sepi." "Aku lebih rela kalau aku yang mati. Kamu begitu baik dan lembut, kamu pantas mendapatkan yang lebih baik…"
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Broken Heart

Broken Heart

Kota tempat aku dilahirkan, tempat aku dibesarkan oleh jalanan, tempatku memikul beban kehidupan ini sendirian dan tempatku memupuk harapan untuk tetap kembali hidup. Entah siapa orang tua yang telah tega menitipkan aku pada jalanan ini. Seorang bayi lucu dibiarkan tertiup angin di atas selembar koran dan ditutupi sehelai kain di bawah jembatan. Itu aku! Bayi lucu nan menggemaskan itu masih hidup, bahkan sudah cukup telaten disakiti orang bumi. Aku sudah besar, Ma, Pa. Jika kalian masih ada, lihatlah aku beserta keringat-keringat yang bercucuran ini. Aku sudah dewasa! Sudah kulewati masa-masa terburuk dalam hidupku. Namun, cerita baru saja dimulai. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Ervando berdeham pelan, menyentuh hidungnya. Tidak ada penjelasan apa pun. Dia hanya membawaku masuk ke Kantor Catatan Sipil. Semuanya berjalan lancar. Aku menderita afasia. Menghadapi orang asing, sering tidak bisa berbicara. Walau begitu, aku masih bisa mengangguk dan menggeleng. "Apa ini perceraian atas kemauan sendiri?" "Ya." Aku mengangguk. "Apa memastikan hubungan telah retak?"
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Dua Lelaki dalam Hidupku

Dua Lelaki dalam Hidupku

Tangannya memegang tembok demi menopang kakinya yang terasa lemas. “Ya Tuhan. Aku melarikan diri ke negeri ini untuk menghindari Gama dan melupakan semua tentang dia. Aku ingin memulai hidupku yang baru tanpa bayang-bayangnya. Tapi yang terjadi aku justru malah mengandung anaknya. Darah dagingnya. Apa yang harus kulakukan?” Matanya mulai mengembun. Memanas dan berkaca-kaca, lantas air mata itu lolos melewati pelipisnya.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Hidupku Setelah Merebut Suami Orang

Hidupku Setelah Merebut Suami Orang

Ku tatap kedua matanya terlihat ada rasa iba padaku, tapi aku tidak butuh dikasihani saat ini. "Kamu ternyata sama kayak orang-orang, ya, Sar. Lagian aku ke sini cuma untuk ngeliat kamu yang baru aja lahiran bukan untuk diceramahin kayak begini." "Bi ... Bianca ...." Aku bangkit untuk meninggalkan rumah Sari. Hatiku sangat menolak jika dia berkata seperti itu. Jalan jodoh tidak ada yang tahu. Lagian setiap orang punya masa lalu dan masa depan. Aku yakin Mas Agung bisa merubah, aku bisa merubah dia menjadi lebih baik.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Jalan Bahagia

Jalan Bahagia

"Maaf, hidupku bukanlah cerita w*****d yang boleh sesuka hati dibuat mengikuti keinginan pembaca. Hidupku biarlah Tuhan yang menentukan lajur ceritanya dan maaf, jika tidak ada kamu didalamnya" Afizena _ _ _ Jalan Bahagia Haidar POV:
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Sinta memulai ceritanya. Iya, memang sulit, batin Rania. “Tapi semua kesulitan pastilah ada jalan keluar yang akan menghantarkan pada kemudahan! Dahulu hidupku sama seperti hidupmu, Nia, aku menjadi tulang punggung keluarga sejak usia enam belas tahun, bahkan lebih muda lagi mungkin!”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

”tanyanya lagi. Nara memutar matanya,”Aku enggak cerita karena memang enggak ada yang bisa diceritakan.”jelasnya. “Benar enggak ada? Belakangan itu hidupmu jadi seru.”ujar Zia tidak percaya,”Aku mau tahu sambungannya.”pintanya lagi penuh harap. “Memang kamu kira hidupku cerita bersambung? Menarik apanya? Banyak masalah kok dibilang menarik.”omel Nara kesal.
9.927.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Berikan Suamimu Untukku, Mbak

Berikan Suamimu Untukku, Mbak

"Aku, aku .... Aku bingung mau cerita apa padamu. Tidak ada yang istimewa dalam hidupku, tidak sepertimu, Abid." Akhirnya aku bisa juga mengucapkan sesuatu untuk Abid tapi aku sangat malu padanya. Abid terdiam. "Semua orang punya cerita hidup. Benarkah kau tak mau berbagi sedikit saja cerita hidupmu padaku, Aruna?" Aku bingung menghadapi Abid. "Ya, Afnan .... Afnan itu saja yang kumiliki dan dia bisa bercerita sendiri bukan?"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai cerita hidupku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status