Cinta di Ujung Perpisahan
“Malam ini benar-benar hanya pijat—”
“Nggak percaya,” rengek Kinara, hingga keduanya akhirnya tertawa bersama.
“Begini rasanya hamil, ya, Mas?” ucap Kinara sambil merebahkan tubuhnya di samping suaminya. “Perut makin besar, tapi aku merasa jadi wanita paling seksi. Lucu, ya, dulu aku takut gemuk, sekarang malah bangga.”
Aditama mengeratkan pelukannya, lalu mengelus perut sang istri yang bergerak halus. “Kamu memang wanita paling seksi, dengan atau tanpa perut ini. Mas selalu jatuh cinta setiap hari.”
Bab Populer