Dilema Sang Gadis
Melalui kemeja sutra yang tipis ini, aku bahkan bisa merasakan detak jantungnya yang stabil dan kuat.
Perlahan-lahan, detak jantung kami semakin kacau, tak bisa lagi dibedakan satu sama lain.
Guncangan bus membuatku terpaksa terus bergesekan di dalam dekapannya, membuat situasi ini terlihat seperti sedang….
Wajahku langsung merona. Aku berusaha keras menahan gejolak di hati yang terus muncul akibat kontak fisik yang tak terhindarkan dengan orang asing ini.