Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Genggaman CEO Alpha

Dalam Genggaman CEO Alpha

Niken menerima segelas kopi hangat itu dan mulai menyesapnya dengan rakus. “Perlahan saja! Lidahmu bisa terbakar,” ujar sang nenek. Niken melirik ke arah nenek tua dan merasa kesepian yang tiba-tiba. Dia tak pernah tahu siapa nenek dan kakeknya. Sang ibu juga diusir oleh mereka saat hamil Niken. Perempuan tua di hadapan Niken juga membawa sekantong donat yang terlihat sangat lezat di tangannya. Tanpa sadar Niken tak bisa mengalihkan tatapan dari donat itu dan menelan ludah.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

Berujung lah aksi saling sindir di media sosial masing-masing dari mereka. "Sabar dulu, Yah! Yang penting, kan, Hana selamat, Yah," kata Ibu Laila yang langsung menghampiri Pak Guntur. "Gak bisa! Ayah mau cucu laki-laki TITIK! Adam ... kamu harus menikah lagi biar Ayah bisa dapat cucu laki-laki!" sentak Pak Guntur. "Ayah apa-apaan, sih?! Mana mungkin Adam menikah lagi sedangkan Adam merasa cukup bersama Hana," jawab Adam lantang.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Kehidupan Gelap CEO

Kehidupan Gelap CEO

"Iya non, sudah sekitar tiga mingguan ini nenek menjalani pengobatan. Tuan Gerald yang sudah membiayai seluruh pengobatan nenek non." Ana tercengang mendengar penjelasan bi Ami. Lagi-lagi ia teringat oleh Gerald. Dan mengapa laki-laki itu melakukan semua ini kepada neneknya?. Gerald malah semakin membuat Ana merasa tidak enak. Ana seperti sangat jahat kepada Gerald. Laki-laki itu merawat ia dan neneknya dengan baik tetapi ia selalu berpikir jika Gerald adalah orang yang kejam dan tidak berperasaan. Apa Ana salah dalam menilai Gerald? Ana beranjak pergi ke dapur berniat membuatkan makanan untuk neneknya. Hanya masakan sederhana, sayur bayam dan tempe goreng. Setelah selesai memasak, Ana memba
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Menikah Paksaan

Menikah Paksaan

Bu Fatma pun tidak tahu apa-apa soal ini dan bingung harus berkata apa pada cucunya ini. Citra mengusap kasar air matanya, dia pun tak sepantasnya memperlihatkan kesedihan pada neneknya ini. "Ya sudahlah." Citra menatap neneknya sangat lekat. "Nenek kangen sama Citra. Nenek kira Citra sudah lupa sama Nenek?" ucap bu Fatma dengan wajah sumringah. "Aduh! Nenek, masa Citra lupa sama Nenek. Gak mungkinlah. Nenek ada-ada saja." Citra menggeleng serta senyuman samar nya. Mereka saling melepas rindu.
9.819.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

"Kamu ghak apa-apa, Dhuk?" Dini menggeleng dengan memegangi pantatnya yang terasa sakit. "Saya hanya bermain, Bu" "Duduk sini sebentar, Dhuk, biar Ibu selesaikan ngepelnya. Kamu sambil lihat cara Ibu ngepel, ya," Dini manggut-manggut. "Sebenarnya apa yang terjadi, Ma?" tanya Davin. Giani memegangi pinggang dan pantatnya. Gavin memijitnya pelan. "Memang dasar wanita gila, dia pikir rumah kita mainan."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

Lenyap semua deretan peristiwa itu, peristiwa tentang papah yang sedang kuceritakan pada nenek. Kutatap mata nenek yang sudah bengkak dan pipinya yang juga sudah basah. Sepanjang aku menceritakan semuanya, mungkin nenek menangis tak henti-henti. "Lupakan laki-laki iblis itu Nak, lupakan. Kamu pasti bisa, biarkan dia masuk ke dalam penjara," ucap Nenek lagi.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Aku bukan Alea

Aku bukan Alea

Terlalu lembut untuk ukuran seorang Keenan Alvarez. Sang nenek menahan tawa, menatap cucunya dengan mata penuh arti. "Apa yang nenek lihat barusan itu, bisa bikin nenek salah paham, tahu?" ujarnya dengan nada menggoda. Keenan memijat pelipisnya, lalu mematikan televisi dengan wajah datar. "Jangan mulai, Nek." "Tapi apa nenek salah?" lanjut neneknya, tersenyum nakal. "Kamu bahkan tidak pernah terlihat seramah itu pada siapa pun sebelumnya"
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Palung Cinta Mafia

Palung Cinta Mafia

“Tapi, kenapa Nek?” “Sayang, Nenek tahu kamu baru mengenal yang namanya jatuh cinta. Tapi, Nenek telah mengetahui latar belakang teman laki-lakimu sebelumnya. Dia itu kurang baik untukmu, nak.Dari laporan yang Nenek terima, dia sering berkencan dengan banyak perempuan, dan bahkan dia sering mempermainkan perasaan mereka.” “Nenek Cuma tidak ingin kamu terbawa oleh pengaruh buruk. Nenek hanya ingin kamu terus fokus sama cita-cita dan sekolahmu ke depannya,” jelas Nenek dengan tatapan lembut.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Frozen in Love

Frozen in Love

tanya Quinn, tak mampu menutupi ketertarikannya. Jan malah tertawa, tak langsung menjawab pertanyaan cucunya. “Nenekmu membenci Kakek. Karena menurutnya Kakek genit dan tak tahu malu. Bahkan setelah dia memberi tahu soal rencana pernikahannya, Kakek tetap mengejar-ngejar nenekmu. Kakek bersumpah, tidak akan menyerah dengan mudah. Pokoknya, Kakek akan berusaha semaksimal mungkin untuk meluluhkan hati Nenek.” Quinn memuji kebulatan tekad kakeknya dalam hati. Namun dia tetap mengajukan pertanyaan. “Kenapa?”
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 815 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
My Posessive Boyfriend [Indonesia]

My Posessive Boyfriend [Indonesia]

Dari sinar matanya saja, nenek sudah tahu. Hanya dengan itu nenek yang sedang meyirih di teras, di atas tikar sambil menunggui Jeno yang sedang mengerjakan PR—bertanya "Kau nggak ikhlas orang tuamu mati?" Jeno yang sedang fokus dengan soal matematika, tiba-tiba mengalihkan fokus kepada neneknya yang asyik mengunyah gambir sirih. Dalam hati Jeno bertanya: apa enaknya memakan itu?
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai cerita nenek genit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status