AKU TUNGGU DUDAMU
“Aku masih punya banyak urusan di sini, Pak. Pertama, aku mau tanya kenapa minggu lalu pak Saka memberikan nomor yang salah padaku? Kedua, aku juga mau tahu apa maksud pak Tristan pas ditelpon waktu itu, dia bilang katanya pak Saka sudah punya pawang. Artinya apa, ya?”
“Anda datang ke sini hanya untuk menanyakan itu?”
“Mm, aku perlu kejelasan. Soalnya gimana ya, sampai hari ini aku belum bisa melupakan insiden di kafe waktu itu. Pak Saka sudah cium saya loh masa mau kabur gitu aja.”
Mata Tristan melotot, ia buru-buru menoleh dengan ekspresi kaget ke arah sahabatnya.
“Dan ... dia cuma bicara omong kosong, kan?”
Chapitres populaires