Selingkuhan Sang Sekretaris
“Oh begitu, aku setuju, aku juga mengira pasti sekretarismu punya selera yang bagus.”
“Baik, Pak.” ucap Deandra lalu pergi.
Deandra termenung di mejanya, ucapan Marco barusan bukan mengenai desain, tapi jawaban tentang tawarannya.
Marco benar-benar memintanya untuk menjadi selingkuhannya, dan Marco memberikan waktu untuk Deandra memikirkannya.
Deandra masih dilema.
Marco tidak pantas menjadi selingkuhannya.
Dan jika Devin tahu, entah apa yang terjadi pada keduanya.