Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect CEO

Perfect CEO

Berlian menatap pan yang ada irisan bawang putih, gadis itu semakin mendekat dan menghirupnya dalam-dalam. "Wanginya enak," ucap Berlian menghirup dalam-dalam aromanya seakan gadis itu tidak pernah mencium aroma bawang putih tumis. "Berlian, ini hanya bawang putih tumis. Sebaiknya kamu istirahat sana," ujar Bara mendorong tubuh Berlian sedikit. "Aku mau di sini saja," jawab Berlian berdiri di samping Bara. Berlian melihat dengan seksama apa yang dilakukan Bara. Mulai membuat soup sampai menggoreng telur.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai

Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai

“Bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, kunyit, garam, sedikit penyedap jamur, terus ditumbuk halus.” Aku menyiapkan semua, kemudian dahi Mas Hada mengernyit melihat semua bumbu yang sudah aku siapkan. “Kenapa, Mas?” “Ini apa namanya?” Dia menunjuk salah satu bumbu. “Jahe, kan?” Tawa pria itu langsung tersembur. “Kenapa?” tanyaku bingung dengan bibir mengerucut.
913.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

Dia menyerahkan dua buah kalung yang terbuat dari rangkaian bawang putih segar. "Ini, jangan lupa menggantinya nanti. Dari beberapa bulan ini, harganya naik terus," cetusnya, khas ibu rumah tangga yang benci bila dapurnya diacak-acak. "Kalian berdua, kenakan rangkaian bawang putih ini di leher. Setiap kali selesai makan, jangan lupa mengunyah sebuah. Selama pengobatan, kalian hanya boleh minum air matang. Dan urusan kamar mandi kalian harus terpisah. Terutama kau Glover," urai Fenix, yang tak ingin dibantah sama sekali.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

ucapku penuh semangat. Aku mengambil beberapa bawang, cabai merah, rawit merah, lalu dengan cekatan aku memotong bahan-bahan tadi di atas talenan lalu diulek. Ada perasaan mual yang menjalar di tubuhku, Aroma bawang sangat mengganggu.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

tanyanya dengan mata yang melirik ke sana-sini seperti mencari sesuatu. “Jadi, Bu. Ini bawangnya.” Sambil menarik ujung karung yang diikat itu aku menyahut. “I-itu bawang?” tanya Ibu seperti orang bingung. Aku hanya mengangguk sambil tersenyum. “Neng beli berapa kilo?” “Bawang merah sepuluh kilo, bawang putih sepuluh kilo. Jadi dua puluh kilogram, Bu.”
9.49.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Nasi juga ada. “Bawang... ada?” tanya Sarah lagi. “Bawang yang jahat apa yang baek hati?” “Serah lu dah Burung Pipit! Yang merah deh.” Celingak-celinguk, mencari wujud bawang. Tapi yang baik hati maupun jahat gak kelihatan batang hidungnya. Eh, lupa! Bawang kan gak punya hidung. “Saroh, mertua gue naro bawang di mana ya? Gak liat gue,” ucapku.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

Menatap ke arah Layla dan Alana bergantian. “Itu, bawang merah putih. Bawang kemerdekaan,” jawab Alana polos. Jawabannya membuat Alana yang hendak memasukkan suapan pertama seketika tidak jadi menyendok nasinya. Tahu-tahu tangan Zeline sudah tiba di pinggangnya. Menggelitikinya, membuat Alana menggelinjang, menggeliat, memohon ampun. “Udah ih, Zel udah geli tahu,” pekik Alana yang akhirnya bisa menghentikan tangan usil Zeline.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

Serunya lalu meminta sang supir untuk menepikan mobil. “Serius kesana, Non?” “Loh, iya! Mata saya udah mulai gelap lagi, Pak. Pengen cilok yang disitu.” “Sayang, tadi kan udah pesen cilok terus nggak kemakan. Kayaknya yang di pinggir jalan begitu, juga pake bawang deh masaknya.” Mana mungkin tidak. Bawang kan bumbu yang umum ditemukan pada setiap masakan. Adnan hanya tidak ingin melihat istrinya kembali tersiksa.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Dicintai Suamiku

Wanita Yang Dicintai Suamiku

"Kisah yang menceritakan tentang dua orang gadis kakak beradik yang memiliki sifat yang berbeda dan bertolak belakang, serta seorang ibu tiri yang tidak adil dan pilih kasih." "Bawang Merah dan Bawang Putih memiliki sifat karakter serta kepribadian yang berbeda. Bawang Putih memiliki sifat yang rajin, baik hati, jujur, dan rendah hati. Sementara, Bawang Merah memiliki sifat yang malas, sombong, iri hati. Kepribadian Bawang Merah yang buruk karena ibunya yang memanjakannya dan selalu mengabulkan apapun yang diinginkannya."
9.9347.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Puput Putri Cemplon
semoga ceritanya tidak selalu bernasib buruk, membuka lembaran baru semoga menjadi bahagia tidak perlu dibikin melo lagi atau terpaksa dipanjang²kan ceritanya dengan derita yang sama melulu...kalo ternyata nantinya punya nasib yg sama lagi fix berhenti baca saya....
Jesi Sanctuary
Wah bagus banget kak Bukunya, semangatt yaa Kak Rira!...️‍...... Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai!... Thank you so much, Kak! Sukses selaluu...🫶🏻
Baca Semua Ulasan
CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

Ia meraih beberapa siung bawang merah, mencoba menirukan cara ayahnya dulu. Ia mulai mengupas dan memotong bawang merah dengan gerakan yang jauh dari elegan. “Bumbu utamanya sudah pasti bawang merah dan bawang putih, lalu cabe, terus apa lagi ya?” gumamnya pada diri sendiri sambil mengingat-ingat, tangannya memegang pisau dengan canggung. Hingga akhirnya zat pedas dari bawang merah tiba-tiba saja membuat matanya berair. "Ya ampun, pedasnya! Aku nggak tahan." Cheryl memejamkan mata. Ia mencoba bertahan, menghapus air mata dengan punggung tangannya, tapi perihnya justru semakin parah.
9.8121.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cerpen bawang merah bawang putih
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Indy Shinta
Maaf, sempat cuti nulis krn fokus mengurusi paksu yg sdg pemulihan pasca pendarahan di jantung. Makasih ya sudah setia menantikan Bara & Cheryl. Sudah update lagi yaa. Sedikit lagi menuju tamat nih :)
Miumiu Dara
menunggu bab selanjutnya & nanti di bab itu ada tulisan: sy terima nikah & kawinnya Cherry Anandita... (semoga dpt suami yg bener sayang, setia& cinta sm Cherryl), hayo dong Thor kasih bab yg banyak, kok klo weekend kadang ga di upload bab baru. semoga Thor sekeluarga sehat
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status