Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamu Hanya Milikku Seorang

Kamu Hanya Milikku Seorang

Aku dan Alex pergi bersama ke ibu kota untuk membeli perlengkapan. Aku masuk ke toko buku untuk membeli beberapa alat tulis. Lalu aku bertanya-tanya kepada warga sekitar tentang tempat percetakan yang bagus. Dan aku pun pergi ke tempat percetakan. Lalu aku meminta untuk mencetak cerpenku dan membayar biayanya. Setelah selesai. Aku dan Alex pun pergi berkeliling di ibu kota. "Yuna, apakah cerpen milikmu sudah selesai?" tanya Alex.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
Unbreakable Love

Unbreakable Love

Kebanyakan editor jaman sekarang, lebih suka mengoreksi menggunakan PC, lebih efisien katanya. Dua setengah jam berlalu dengan begitu cepat. Sampai-sampai Rinjani harus berdiri untuk meregangkan otot lantaran duduk terlalu lama. “Ini sudah bagus, Rin. Tinggal kau perbaiki saja di tanda koreksi tadi. Oh iya, GreenStory berencana mengadakan proyek menulis novel kolaborasi. Temanya romance. Kau berminat?”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia meletakkan kembali handphonenya lalu membuka sebuah buku bacaan. Ia mencari pembatas halaman buku untuk membaca sambungan dari halaman yang telah ia baca sebelumnya - sebuah buku kumpulan cerpen yang berjudul Narasi Rindu dari para penyair asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Rumah Sastra Kita. Buku antologi itu mengangkat tema Pesan Perdamaian dari Bumi Flobamora untuk Nusantara Seri 2.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Dengan gerakan reflek kapten Axelle menangkap surat kabar yang sudah usang itu. "Baca baik-baik Kapten!" dengus Arbia dengan api kemarahan.Kapten Axelle terkejut melihat reaksi gadis ini. Belum reda dia dari kebingungan, matanya melotot terpana. Bait demi bait dibacanya koran era 2000-an itu. Di sana! Terpampang jelas foto ayahnya yang tengah diselidiki karena kepemilikanya senjata tajam dan kasus korupsi. Diliput oleh reporter terkenal di eranya Raja Pandawa, sang ayah dari Arbia Siquilla.
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
Bukan Untuk Dicintai

Bukan Untuk Dicintai

Arga melirik ke Serena. Serena tersenyum. Senyum yang sudah ia siapkan sejak beberapa menit lalu. "Acc ya, Bim. Saya sudah kirim draftnya." Bima membuka ponselnya. Email masuk. Sebuah draft artikel — judulnya belum ada, tapi isinya langsung membuat Bima membaca lebih lambat dari biasanya. Serena menulis soal kematian Hendratno Wicaksana. Bukan dari sudut pandang bisnis, bukan dari sudut keuangan — tapi dari sudut yang jauh lebih sederhana dan jauh lebih berbahaya: kejanggalan.
480 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

“Cinta sejati memang tidak hilang. Ia hanya berganti bentuk — menjadi kekuatan.” Ia mengeluarkan amplop kecil dari saku jaketnya. “Aku ingin kau lihat ini.” Rani membukanya. Di dalamnya ada potongan koran lama, tanggalnya bertahun-tahun lalu. Foto seorang pria dengan senyum yang ia kenal baik — Arga. Di bawahnya, berita singkat: ‘Penulis muda hilang di laut saat perjalanan riset. Diduga terseret arus setelah badai.’
1.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

Rania menunjukan cerpen itu kepada Desfa. "Wah, bagus. Tapi, aku selesaikan yang ini dulu." Rania yang telah membaca cerpen adiknya itu, kemudian memilih untuk melihat isi keseluruhan majalah. "Des!" "Des! Coba liat sini!" panggilnya. Rania menunjukan foto Gama yang terpampang di halaman sepuluh majalah. Judulnya adalah PUTRA NEGERI: SI JENIUS.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
Cerita di Kereta Bawah Tanah

Cerita di Kereta Bawah Tanah

Tepat ketika pikiranku mengembara di titik paling liar, tiba-tiba sesuatu yang lembut menabrak tubuhku dari samping. “Aduh… sakit…” Suara seorang wanita terdengar manja di telingaku, lembut dan menggoda sekaligus. Bersamaan dengan suara itu, aroma harum yang manis menyeruak di indra penciumanku, membuatku spontan tersadar. Saat kepalaku menunduk, aku melihat seorang wanita berpenampilan menggoda. Wanita itu mengenakan pakaian berkerah V yang potongannya rendah, menampilkan belahan dadanya, yang sekarang sedang menempel padaku karena guncangan kereta.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as cerpen di koran kompas
Read
+Library
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Terus konsep kelompok lo gimana?” “Preman pensiun. Nggak tahu deh Aron yang punya ide. Dia juga yang ngerjain naskah awal.” “Mantap jiwa!” Rani bersorak takjub. “Eh, lo udah kirim cerpen lagi ke majalah Ceria?”
9.815.4K viewsOngoingAdded to Library 445 Times as cerpen di koran kompas
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status