Nafkah yang Disunat Suamiku
Dipegangnya bahu ini, meyakinkan aku, bahwa aku tak sendiri.
"Terima kasih, Putri. Setelah sekian lama, kamu masih tetap setia bersahabat denganku," ucapku tulus. Ya, aku hampir tak memiliki teman dekat dan sahabat sebaik dia. Sahabat yang tetap ada, sejak aku tak memiliki apa-apa, hingga kini berbuntut tiga.
Aku pun mulai bercerita kondisi ibu. Tentang ibu mertua, biarlah untuk sementara ini kusimpan sendiri. Aku tak mau mengumbar masalah yang akan menjadi beban pikiran sahabat baikku ini.
Bab Populer