Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Korban Perceraian

Korban Perceraian

Rasid pun mendekat, dan mengecup mesra kening Andin. "Mana Raka?" tanya Rasid, mencari anak lelakinya dengan Andin. "Ada di kamar, lagi tidur," sahut Andin. "Mama tadi lihat berita di koran, Zaki membuat iklan kehilangan Ganesa. Sepertinya, Papa kamu sudah tahu," ujar Andin, bercerita pada Gaby dan Rasid. "Oh ya? Mana korannya, Gaby mau lihat!"
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
PELAKOR KAPOK

PELAKOR KAPOK

Ibu dan Mba Sinta mengangguk tak kalah penasaran. "Ini, Mas." Aku menyerahkan selembaran koran untuk dibaca. Beritanya ada di halaman depan. Selain itu, di media sosial seperti aplikasi yang berwarna biru juga sudah ramai dibincangkan, bahkan tombol share dan koment sudah mencapai ribuan.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Tanpa memperdulikan yang Alena, Bagus segera mengambil koran dari tangan Alena dan membalik ke halaman yang dia maksud. Alena melotot melihat halaman yang di baca Bagus, dengan judul berita yang sangat spektakuler "LEBIH DARI 50 WANITA DI PERKOSA PELAKU TAK BERWUJUD, POLISI BINGUNG". #####
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Old Fesbukers

Old Fesbukers

Ciptady selalu memberikan uang lebih banyak kepada Selvy ketimbang Bunda kepada keempat anak mereka terdahulu. Pagi itu tidak ada yang berfirasat buruk. Bunda sudah bersiap-siap di warung saat Ciptady berangkat bersama Selvy. Kedua ayah-anak tersebut sempat bercakap-cakap tentang pelajaran apa hari ini, lalu Ciptady membeli sebuah koran dari seorang bocah dalam perjalanan itu. Dulu ciptady selalu membawa pulang koran yang sama ke rumah pada sore harinya. Setelah beberapa bulan duduk di bangku kelas dua SD, Sun selalu menanti kedatangan koran tersebut. Lantas dia akan mencari kolom cerpen atau cerita bersambung. Bertahun-tahun kemudian, sesudah Sun SMA ciptady tidak pernah lagi membawa pulang
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
The Time Replayers

The Time Replayers

Kutarik tangan Mama dan memintanya membelikan majalah seharga seribu lima ratus rupiah itu. Papa mengangguk menanggapi permintaanku. Mama pun mengambilkannya untukku. Di rumah, kubuka majalah itu, langsung pada halaman yang dimaksud. Judul di sampulnya yang menarikku cukup jelas tergambar di halaman tengah. Semua, mengenai keterangannya. LOMBA CERITA PENDEK (CERPEN) MAJALAH BOBO 1990
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Hanya saja, bagian dinding yang mencuri perhatiannya saat ini tidak bisa sepenuhnya ia anggap sebagai suatu kenangan yang baik. Potongan berita serta foto buram yang berasal dari koran murahan. Semuanya tersusun dengan gaya acak, lengkap dengan coretan spidol berbagai warna yang berbentuk garis, gelombang, lingkaran, bahkan bintang. Masing-masing menandai bagian tertentu dari artikel, termasuk bagian foto. Nama ‘Kalingga’ tertulis dengan huruf cukup besar di tengah-tengah.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Link tersenyum sambil meletakkan koran hiburan Shadu dan membuka koran gosip, Jalanan dan Gang. Seperti yang diperkirakan, pameran hewan langka tersebut占据 hampir separuh halaman surat kabar. Efek magis dari pesta babi, parfum alpaca yang telah menciptakan gelombang besar di kalangan penduduk kota bagian atas, dan hamster kecil yang lucu telah memikat hati banyak orang, yang ingin membawanya pulang dan memeliharanya. Selain artikel dari editor rubrik pojok jalan, terdapat juga banyak kiriman dan wawancara yang membahas teori konspirasi.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

**** TAMAT **** TENTANG PENULIS Penulis merupakan penulis aktif, cerita pendek, cerita bersambung, artikel, opini dengan karya-karya yang dimuat di berbagai media cetak. Nama-nama seperti Gadis, Femina, Suara Pembaruan, Kawanku, Sinar Harapan, Anita Cemerlang, Bahana, dan lain-lain mungkin masih lekat di telinga kita walau sayangnya beberapa di antara media tersebut nya sudah ‘almarhum’ saat tulisan ini dibuat.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Ribet, Rin! Kalo gak dikasih entar bisa-bisa gue sedih, terus bunuh diri nyebur di kali!” “Et, dah! Sependek itu pikiranmu Asmirandah?” “Serius! Elu gak takut entar gue gentayangin?” “Enggak! Lagian elu kalau nyebur di kali kagak bakalan nimbul lagi, Mbak!” “Timbul, lah!” “Dimana?” tanyaku. “Di KORAN!” “Iya jugak, ya! Judulnya Azab Tetangga Rese, Mati Nyebur Kali Ditolak Bumi. Eh, tapi lumayan kamu jadi dapet duit, Mbak!”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

"Jadi ini beberapa judul dan penulis yang sudah pernah kita tebitkan di majalah. Ini bulan, tanggal dan tahun lengkap. Kalau yang Mba bilang judul itu, memang pernah ada sih. Di bulan Oktober kemarin, jadi sudah 3 bulan lalu." "Loh, udah pernah terbit? Tapi versi cerpen, ya?" "Iya, sudah pernah terbit. Tapi pertanyaannya bukan versi cerpen atau novelnya, Mba. Tapi ... Penulisnya sudah nggak ada." wajah Danielo terlihat berbeda dari biasanya. "Maksudnya nggak ada?" "Dia sudah meninggal satu bulan setelah cerpennya kita terbitkan. Jadi ... Nggak mungkin dia kembali untuk minta dikoreksi lagi, kan? Mba yakin, yang dikoreksi judulnya itu?"
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai cerpen koran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status