Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Kedua sahabatnya itu akhirnya kembali tenang dan mendengarkan penjelasannya. "Tadi malam, lagi-lagi aku bangun tepat jam dua."kata Risa. "Terus?"tanya Jessy dan Shela serentak. Kedua wanita itu dengan serius mendengarkan penjelasannya sosok wanita yang memiliki lebam hitam di lehernya. "Kalian tau gak, aku tuh kebangun gara-gara ada sesuatu yang nindih aku," "Sesuatu apa?" Tanya Shela tak paham
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

TIDAKKKK! 'Astaga mimpi buruk.' gumam Melati, kemudian dia melihat ke arah jarum jam, pukul 03.00 pagi. Melati lalu bergegas bangun lalu mandi dan melaksanakan sholat sunah di sepertiga malam.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Embun bangun di pagi hari dengan seulas senyuman manis mendapati sebuah pesan dari Rain beserta satu file suara. Tanpa berpikir macam-macam, dia langsung menekan file suara itu. Wajahnya masih berseri, Embun bahkan sengaja membesarkan volume suara agar semakin jelas terdengar. tapi seketika mukanya berubah panik, buru-buru dia mengecilkan kembali volume karena Bening yang masih tidur menggeliat, terganggu dengan suara seperti kaleng rombeng yang dia dengar.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Saat alunan musik itu berhenti, Embun membuka matanya lalu kembali bertanya pada ibunya. “Mami, maaf tadi ngomong apa?” “Jeena gak bisa baca not balok lagu. Tapi bisa baca accord chart kan? Angka-angka atau simbol-simbol yang mewakili posisi jari pada piano?” Embun mengangguk. Namun ia sama sekali tidak tertarik dengan apa yang ibunya bicarakan. Ke dua tangannya langsung ditaruh di atas papan keyboard piano dengan hati-hati.
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

*** Pagi datang lagi. Bintik-bintik cahaya, kilatan berpijar dan gerakan warna menyapa dibalik kelopak mata. Para sarjana menyebutnya dengan fenomena entopic. Ah, omong kosong! Aku lebih suka menyebutnya Fenomena 'chaotic'. Yaitu fenomena ketika cahaya mentari pagi mulai menyambangi mata terpejam dan memberi tanda bahwa takdir kembali menggulirkan hari baru. Hari yang lebih melelahkan dari hari kemarin. Diantara keenggananku untuk membuka mata, Tiba-tiba tangan lembut membelai puncak kepala. Hangat telapaknya sedikit membuatku kembali mengatuk.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Intinya gue PW, mager berat, pengen banget bobo lagi tapi sayang jam alarm gue udah punya daritadi. Sebentar!! Jam Alarm kok baru bunyi sekarang? Biasanya kan gue setel buat bangunin gue sholat subuh! "Alarmnya bunyi tapi kok silau amat??" "Apa cuma perasaan gue doang?" "Sekarang jam berapa sih?" Jam 07.00, itu angka yang gue liat waktu membuat mata gue perlahan. What!! Apa kata dunia? Seketika gue bangkit berdiri, mata gue langsung melek seperti bohlam padahal tadinya cuma segaris. Langsung sadar kalau kakak gue udah kagak ada di tempat tidurnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

"15 April 2019 - Ratri semakin menjauh. Aku tahu dia kecewa, tapi ini demi kebaikan semua. Proyek Penyelamatan Besar tidak bisa dilanjutkan. Terlalu berbahaya..." Gracya mengernyitkan dahi. Ini entri ketiga yang menyebutkan nama Bu Ratri dan proyek misterius itu. Sebelum dia sempat membaca lebih lanjut, suara langkah kaki dan obrolan samar mulai terdengar dari koridor. Shift pagi sudah dimulai. "Pagi, Kak Grace!" sapa Mbak Yuni, salah satu perawat senior. "Lembur lagi?"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Keadaan ini pun tak lepas dari takdir Allah. Wanita itu berjalan mendekati jendela, terlihat embun pagi masih menyelimuti dan juga dedaunan yang melambai tertiup angin dipagi hari. Entah ... ia tak sanggup menatap hari-harinya ke depan. Mungkin saja wanita itu harus belajar dari embun pagi. Sederhana, menyejukkan namun tidak merusak dedaunan tempat di mana ia berpijak. layaknya embun di dalam pagi hari yang menyejukkan. Karena embun pagi tak pernah salah. Arum menuju dapur membantu Bibi Fatma, menyiapkan sarapan pagi. Ia memotong sayuran dengan perasaan yang entah...
1059.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

Samar-samar cahaya matahari yang masuk dari celah kelambu membuat alam bawah sadarnya memberi reaksi bahwa pagi telah datang. Ia meraba kepalanya yang terasa sakit, dirasanya tubuhnya ini remuk dan keram. Ia hendak bangun dan menoleh ke belakang punggungnya yang terasa dingin. Saat melakukan itu, jantungnya seakan berhenti berdetak saat menjumpai seorang pria yang tengah terlelap, berada di sana, pada satu ranjang yang sama dengannya. ‘Kayden?’ sebut Liora dengan gugup. ‘B-bukankah dia Kayden?’
1069.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai chord embun di pagi buta
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Namun, di belakang mereka, suara lain terdengar dari sudut kamar, suara napas kecil yang tidak wajar. Lila dan Bima berbalik serentak, dan mereka melihat Arga, yang kini tidak menangis lagi, tetapi menatap mereka dengan mata yang bukan miliknya. Mata bayi itu berkilau seperti cahaya bulan, penuh dengan keanehan. "Arga?" Lila berbisik dengan suara patah. Bayi itu tersenyum tipis, lalu dengan suara serak yang tidak mungkin berasal dari anak sekecil itu, ia berkata, "Purnama baru saja dimulai."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai chord embun di pagi buta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status