Kita yang Terlambat Jatuh Cinta
"Sel, ini nggak gampang buat aku. Aku tahu aku salah. Aku nggak minta kamu maafin aku sekarang, tapi aku perlu tahu... kalau semua ini selesai, kalau aku bisa beresin kekacauan ini, apa kamu masih mau sama aku? Kita wujudin mimpi kita—menikah?"
Gisel menatapnya. Air mata menggenang di matanya. Dia menggeleng pelan, suaranya gemetar. "Sialan kamu, Ezra Jusuf. Aku seharusnya minta putus sekarang juga." Tapi nada lembutnya menyiratkan betapa sakit hatinya. "Kamu tahu aku sayang sama kamu. Aku bayangin masa depan sama kamu. Tapi sekarang? Kamu minta aku nunggu sementara kamu hidup bareng sama perempuan lain? Aku nggak main-main sama hidupku, Ezra!”
Ezra memandangnya, hatinya juga terasa hancur.
Chapitres populaires