Jerat Sandiwara Sang Direktur
"Kita memulai semuanya dari sebuah ikatan formalitas, Adrian... namun cinta ini yang membuat kita bertahan dari setiap badai."
Adrian menundukkan kepalanya, menyambar bibir Rania dalam ciuman yang sangat lambat, mendalam, dan sarat akan kelembutan murni tanpa sedikit pun ketergesaan. Tautan bibir mereka tidak lagi didorong oleh tekanan adrenalin pasca-perang, melainkan ungkapan rasa syukur, pemujaan jiwa, dan penyatuan cinta sejati yang telah teruji melintasi berbagai benua.