Cinta Yang Salah
Dia wanita yang sangat sempurna dan luar biasa di mataku.
"Mas juga merasakannya, cintamu adalah anugerah dari Tuhan, meskipun yang kita lakukan ini salah. Namun, cinta yang tumbuh di hati ini, tidak salah, karena tumbuhnya rasa cinta bukanlah kehendak kita,"
"Heem," balasnya tersenyum, tangan kanan Intan merangkul tubuhku, dan satu tangannya melingkar di tengkuk, seakan dia tak mau melepaskanku.