BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
"Eh, nggak boleh gitu. Dia itu kan masih suami kamu. Dan, harusnya dia tahu kondisi kamu sekarang. Kamu udah bisa hamil loh..."
"Terus? Kalau aku udah bisa hamil kenapa?" Mayang melipat kedua tangannya di dada.
"Ya, Cipto kan mau punya anak sama kamu. Kalian bisa mencoba program hamil lagi. Jadi, kamu jadi nggak perlu sampai cerai sama dia."
"Duh, maaf, Wi. Rahim aku yang udah sempurna ini menolak untuk dimasuki sperma pria berengsek itu," sahut Mayang sinis.