Nyonya, Boss Mafia Kecanduan Pelukan Hangatmu!
Dia ingin Anastasia hidup damai di belakang laptopnya, tanpa tahu carut marut dunia mafia lebih dalam.
"Pikirkan lagi ucapan Mama!" tegas Lusia.
"Ya, Mama."
Di balik daun pintu kayu ek yang tebal dan sedikit terbuka, sesosok tubuh ramping berdiri mematung. Air mata menetes tanpa suara, membasahi pipi pucat Anastasia sebelum jatuh ke atas permukaan nampan logam.
Dia hendak ke rumah kaca di taman belakang. Untuk pergi kesana, dia harus melewati ruang kerja. Kebetulan ada sedikit celah, dan suara Lusia terdengar nyaring.