180 Hari Menuju Akad
ucap Andika sembari menyodorkan minuman kepadaku.
Ya, dari aromanya, itu adalah coffelate, minuman kesukaan Arya, sesuatu yang mengingatkanku kepada lelaki bernama Arya itu, walaupun hati dan pikiran ini sangat ingin sekali melupakannya.
"Minumlah, aku sengaja membelikannya untukmu," ucap Andika dengan senyuman.
Mau tidak mau, suka tidak suka, aku harus mengambil kopi itu, karena aku harus menghormati dan menghargai kebaikan dan niat tulus orang lain kepadaku.
Bab Populer