Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

suara Bima bergetar, pertama kalinya pria tua itu kehilangan ketenangannya. "Itu bukan dosis untuk penyembuhan. Itu adalah 'Reset'. Jika kita tidak mendapatkan serum penetral dalam dua jam, Nona Valerie akan kehilangan seluruh memori personalnya. Dia akan menjadi... seperti Nyonya Besar." Arka menatap Valerie. Wanita yang baru saja menyerahkan tubuh dan jiwanya di gudang bawah tanah tadi. Wanita yang membalas dendamnya dengan cinta yang membakar. Jika Valerie kehilangan ingatannya, maka ciuman panas mereka, rintihan gairahnya, dan janji kepemilikan Arka akan musnah seolah tidak pernah terjadi.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as consolation
Read
+Library
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Dia bangkit dari kursi dan memegang tanganku, berkata dengan sedikit emosional, "Kak Sandy, aku cuma tertipu. Maafkan aku, ya? Aku hanya khilaf, sekarang aku sadar semua salahku. Semua yang kamu lakukan untukku, aku sudah tahu, dan aku sangat menyesal baru sekarang aku tahu kebaikanmu." Dengan tegas aku melepaskan tangannya. Meski aku sudah melakukan segalanya untuknya, saat itu dia hanya menganggapku terlalu ikut campur. Apa pun yang aku lakukan, mungkin tidak sebanding dengan beberapa kata dari Charli yang bisa membuatnya bahagia. Sekarang dia hampir kehilangan semua yang bisa dia andalkan, dan setelah mendapat perlakuan buruk dari Charli, baru dia ingat kebaikanku.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as consolation
Read
+Library
PROMISE

PROMISE

Keesokan harinya Seorang pria bernama Ziko memasuki galery, dia menjadi pusat perhatian terutama kaum hawa. Tujuan utama Ziko adalah lukisan Promise. Mata elangnya menelisik setiap inci lukisan Promise. Dia melihat nama Aruna pada bagian kanan bawah. Semakin lama dia meneliti lukisan itu, semakin lebar senyum di wajahnya. “Akhirnya satu langkah lagi aku menemukanmu!”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as consolation
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

ofcorse dear, you may go" Nay tampak senang, senyumnya melebar. Dia memohon diri setelah mengucapkan terimakasih. Beregegas, Nay mencari sopir dan memintanya untuk mengantar ke Watania Branch Office terdekat. Dia begitu yakin bahwa aksesnya telah diputus in purpose, dia begitu yakin tuan yang melakukannya. Hal seperti ini tidak sembarangan orang bisa melakukan, tapi akan sangat mudah dilakukan oleh orang sekelas tuan. Setelah mengantri, dia menemui custumer service. Nay mengutarakan semua masalahnya. Parempuan cantik yang duduk dikursi custumer care tampak terkejut, ketika Nay memberikan CID nya. Dia tampak canggung, segera dia melakukan tugasnya. Dia semakin terkejut, saat mengetahui hasil
104.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as consolation
Read
+Library
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Ucapannya terhenti karena tidak ingin menyakiti perasaan Zaina. Zaina melengos cemberut, “Karena subur? Gendut?” Semua orang yang ada di sana menahan tawa. Suasana sekarang tidak tegang dan itu hanya beberapa saat hingga suara dentingan pesan masuk dari telepon genggam milik Steven. Steven mengerutkan dahinya begitu membaca pesan masuk itu. Amie yang sedang memperhatikannya penasaran. “Ada apa?”
109.3K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as consolation
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

To : Kanza Kasih tahu saya gimana caranya ngehibur orang insecure? From : Kanza Hah? Berasa mbah g****e saya. Kalau begitu passwordnya dulu, Pak. To : Kanza Gak ada waktu cepet kasih tahu saya. From : Kanza Ketik 'Ok g****e bagaimana cara menghibur orang insecure?' To : Kanza Ck banyak mau. Ok g****e bagaimana cara menghibur orang insecure? From : Kanza Jawabannya.. Saya gak tahu pak saya bukan g****e.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 369 Times as consolation
Read
+Library
Adoration

Adoration

Hatinya kini jauh merasa lebih tenang setelah bertemu dengan Kana. “Sepertinya kau obatku, Kana. Dengan menikahimu maka hidupku akan tertolong. Tidak hanya menenangkan hati, bahkan bayang senyummu saja bisa membantuku mengontrol emosi,” gumam Baswara yang kini asik merapikan pakaiannya.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as consolation
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

bisiknya sambil mengelus-elus rambutku yang basah oleh peluh. “Tentu saja gue menang. Gue nggak suka kekalahan.” Elaine menarik kain hangat dan menyelimuti tubuh kami berdua. Tangannya masih bermain di sekitar punggungku. Walau begitu, aku tidak lagi merasakan kenikmatan yang menggebu. Benda yang berdiri tegak telah tak mampu bertahan dan kini tertunduk sebagai rasa penyesalan yang amat dalam.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as consolation
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

Ingatlah, bahagia bukan berarti sampai harus mengambil hak milik orang lain] [Saat ini, mungkin kamu bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi nggak dari penyesalanmu. Kamu bisa saja bermain dengan dramamu, tapi nggak dengan karmamu. Kalau kamu siap menyakiti seseorang, maka kamu juga harus siap untuk disakiti seseorang] Pesan itu terkirim di chat WhatsAppnya. Dua centang biru menandakan pesan itu sudah dibaca. Ia tak peduli seberapa geramnya Andin padanya. Nadia hanya ingin mempertahankan apa yang menjadi miliknya.
9.7229.6K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as consolation
Read
+Library
Remorse

Remorse

Pratama Kalo suka bilang aja jangan cuma love foto doang Nadya terdiam membaca pesan terbaru. Setelahnya ia buru-buru mengklik akun tersebut untuk melihat postingan yang tadi ia tatap berulang-ulang. “Aaa gila!” Matanya membola seketika. Ternyata benar, tanpa sadar tangannya menyentuh tombol suka dipojok kiri bawah. “Ketauan deh kalo aku lagi kepoin,” gumamnya dengan tangan yang mengembalikan fitur minigram kelayar utama.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as consolation
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status