Sang Pengacara
“Name tag karyawan magang sudah saya taroh di meja Mas Abi, kan?”
“Lihat. Di mana letak sopan santunmu.” Abi ikut bertolak pinggang dan menghabiskan jarak dengan Fika. “Apa begini, sikap karyawan magang yang baru berhenti? Belum lagi, attitude kamu payah, Fik!”
“Att … titude, saya?” Fika déjà vu. Ia melangkah mundur, dan kembali terhimpit antara meja dan kursi rapat seperti kala itu. “Selama ini, saya sudah berusaha sopan sama Mas Abi.”
Hot Chapters