Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Enggak, cuma empat kata. Kan elu bilang, tulis apa yang ada di kepala gue!” “Lah, iya, bener. Artinya itu ide kamu sendiri, Mbak. Emang kamu nulis apa kok cuma empat kata?” “Ya gue tulis aja, RAMBUT, UBAN, KUTU, sama KETOMBE! Kan itu yang ada di kepala gue!” “Innalillahi … Oh Tuhan, tolooong … hamba butuh sianida!”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Aku tak bisa melukiskannya lewat kata-kata. Banyak orang di depan sana membawa balon, balon warna warni ada pink, kuning, biru, hijau, merah dan semuanya sangat banyak. Balon itu sengaja ditata sedemikian rupa hingga membentuk kata Happy Brithday. Ada juga kata yang membentuk kalimat Arini, I Love You.
10255.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
The Bad Life

The Bad Life

tanya Kalia sambil menyendokkan nasi ke dalam mulutnya. “Abis 500an lah berdua,” ucapnya. Namun, Lana langsung menyenggol lengan Fian seperti Fian baru saja mengucapkan sesuatu hal yang seharusnya tidak diucapkan. Fian yang terkejut berusaha meralat ucapannya. “Maksudku, 500 udah sekalian bensin, makan, makanan hewan dan semua wahana,” ujarnya.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Menjadi Raja Uang di Dunia

Terlahir Kembali Menjadi Raja Uang di Dunia

Tapi setelah diperiksa dengan skill, terlihat angka 500 juta ditulis di atas tipe-ex yang menghapus angka asli. “Coba lihat ini,” Bhumi menunjuk halaman 47. “Angka 500 juta ini ditimpa. Aku yakin angka aslinya 50 juta.” Sasha membelalak. “Apa? Kau yakin?” “Skill-ku tidak pernah salah.”
777 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Menikah Jalur Orang Dalam

Menikah Jalur Orang Dalam

Hehe, makasih, Kak Kak Bagas: Bagus, deh, kalau gitu. Kakak juga mau, dong, ayam rica-rica! Kak Janu: Kalau ada apa-apa bilang, ya, Dek. Jangan dipendam sendiri. Kakak juga mau, ya, ayam rica-ricanya! Binar: @Kak Bagas @Kak Janu Siappp! Gerak! Ah, Binar jadi teringat tujuannya membuka aplikasi pesan daring. Ia mengetik nama kontak 'Mas Banyu' yang siang tadi dikirim oleh Raka, kemudian mengetik isinya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Aku menekan tuas di ujung pen sebelah atas hingga mengeluarkan jarum tajam yang sejak tadi bersembunyi di badan pen. “Cairan ini, bersimbol biohazard. Kau tahu beberapa tetes saja dapat membuat beberapa jaringan syaraf tiba-tiba kehilangan fungsi. Dalam dosis tertentu, dapat membuat kinerja jantung terhenti mendadak seperti serangan jantung. Tak ada zat mencurigakan yang tertinggal dalam tubuhmu, jika dokter menemukanmu tak bernyawa dia hanya akan mendiagnosis kau kena serangan jantung.” Lelaki di depanku menggeleng ketakutan. “Ja-jangan, Elang. Kumohon.” Dahinya berkeringat banyak sekali, bibir meracau tak jelas, kaki dan tangannya gemetaran.
9.33.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
 Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Di paragraph terakhir, Kala memberikan sebuah kata-kata yang tidak pernah Binar sangka jika lelaki itu bisa menuliskan kalimat yang cukup picisan. ‘Bi, kamu benar. Jarak yang terbentang begitu jauh, membuat aku tahu betapa tidak nyamannya aku tanpa kamu. Aku ingin segera kembali, tapi aku nggak bisa. Dan lagi, aku harus kehilangan moment itu sekali lagi. Aku nggak bisa ada di samping kamu ketika seharusnya kita pergi ke dokter dan periksa kandungan. Ini adalah pembelajaran yang harus aku dapatkan. Aku harap, aku bisa berada di sisimu ketika kamu akan melahirkan. Dan kita bisa kembali bersama.’
9.8295.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.8K kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Bagan berdiri di luar, memandangi titik-titik batu es yang masih menggantung dari atap gua. “Aku tak bisa menahan rasa bersalah ini, Ma’ira.” “Tak ada yang bisa. Tapi kalau kita diam, kita menyerah.” Nari datang sambil membawa secarik kulit kayu, di atasnya tergurat tulisan batu dari Balia, penenung tua Akarlangit: “Yang datang dari kabut, akan lenyap dalam akar. Tapi yang menatap matahari gelap, akan tahu jalan pulang.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Tanya Astari, saat suaminya pulang larut dari rumah Dena, lalu mereka bercakap serius di tempat tidur. Prana bercerita semuanya tentang peristiwa maghrib-maghrib di depan rumah Dena, termasuk mengungkap kasus perkosaan bergilir bagi para para bocah perempuan kecil, usai mereka bermain Hoom Pim Pah. "Itu bahasa Sansekerta, artinya Dari Tuhan Kembali ke Tuhan...." "Bagus maknanya, lalu Gambreng itu apa?"
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

jawab Pak Anwar dingin, mundur selangkah memberi jalan. Kini giliran Bu Mita. Karena ditekan oleh tatapan mengancam Tante Riska yang terus mengawasinya, ia pun menuliskan soal biologi molekuler yang membedah proses transkripsi DNA, sintesis protein, dan mutasi genetik bertingkat, lengkap dengan jebakan istilah medis latin yang rumit. Teks pertanyaannya panjang, memenuhi setengah papan sisanya.
415 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai contoh bionarasi 50 kata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status