Levitasi
Sampai saat ini perpustakaan masih ramai tenang, banyak mahasiswa yang berlalu lalang, namun suasana hening, hanya sesekali terdengar suara langkah kaki dan bisik-bisik orang yang becakap di sela-sela rak buku.
Shelin merasa mimpinya sudah kelewat dari kata wajar. Ia tertidur selama sekian menit, itu tentu bukan waktu yang lama. Namun dalam mimpi, ia merasa telah menempuh jarak puluhan kilometer di sebuah lorong yang lembab, gelap dan panjang. Hal itu sangat nyata ia rasakan. Bahkan sekarang masih terasa efek tertarik dan terpental tadi dalam mimpinya itu. Shelin yakin mimpinya bukan suatu kebetulan, pasti ada penyebabnya walaupun ia belum tahu apa itu.
Hot Chapters