Setiap Momen adalah Kamu
Mengembuskannya dengan kuat, berusaha menenangkan diri saat semua tabir kejadian masa lalu, harus benar-benar terungkap saat ini.
“Baik Indah…,” tuturnya, terdengar berat. “Pada pembangunan Dream Mega Mall, saya menjabat pimpinan proyek. Salah satu proyek terbesar kami di tahun 1991. Proyek yang melibatkan beberapa perusahaan. Kami tergabung dalam konsersium Menara Langit.”
Dimas mengambil jeda. Kembali menatap Indah, nanar.
“Perusahaan yang tergabung saat itu, Big Land, Angkasa Group dan beberapa perusahaan lainnya. Namun dalam pembangunannya terjadi musibah yang juga kami tidak inginkan,” sambung Dimas.
Hot Chapters