Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU MATI DI TANGANKU

SUAMIKU MATI DI TANGANKU

TAMAT Terima kasih sudah membaca. Mari berteman di F******k: Shira Aldila Surya Mustika. Aku tunggu kamu di situ. Salam cinta 💚💚💚
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Dia menatapku tajam dengan mata memerah. "Kamu harus mati, Tania!" teriak Mamah penuh amarah. Dia maju mendekat lagi ke arahku. Gegas aku beringsut mundur seraya kembali melafalkan ayat kursi. "Bismillahirrahmanirrahim. Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih ...."
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sebuah penyakit yang mengantarkan Bunga ke batas tipis antara hidup dan kematian. Nicho merasa dunianya berhenti berputar. Ia mengerjap meneliti wajah Citra yang tertunduk disana. Bibirnya kelu. Air mata mulai menggenang menyibak netranya. Ia merasa semuanya begitu gelap. Penyakit itu... bukankah itu penyakit yang akan mengantarkan istrinya ke kematian? "Apa masih ada harapan?" Tanya Bunga.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Ku Balas Kematian Anakku

Ku Balas Kematian Anakku

Dengan tangan gemetar, ia menghubungi Ketua RT di lingkungannya. Tak butuh waktu lama, suara berat Pak RT terdengar di seberang. “Halo, Ibu Arimbi? Ada apa?” Arimbi menarik napas dalam, mencoba mengontrol suaranya. “Pak RT… saya ingin menyampaikan kabar duka. Anak saya, Amanda… telah meninggal.” Pak RT terdengar terkejut. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… Astaga, Bu Arimbi, saya turut berduka cita.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Terlihat jelas, kalau Kak Okta salah tingkah. "Iya, ada perlu." Azam menjawabnya dengan datar. "Si Ambar mati, kamu udah dengar belum?" tanya Kak Okta padaku. "Iya, baru tau dari Pak Mamat setelah dua hari Ambar meninggal ...." "Itulah, pake-pake pesugihan. Matinya susah dan tragis, kan!" celetuk Kak Okta. Aku panas mendengar ucapan Kak Okta! Ingin rasanya menjambak rambutnya. Untuk apa dia membicarakan aib seseorang apa lagi orangnya sudah meninggal!
1021.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

“Tapi jangan lengah. Di Gua Hidup dan Mati cuma ada dua jalan: hidup atau mati.” Lembu tua itu mengangkat dagu, lalu melanjutkan dengan nada dingin, seolah membacakan aturan yang tak bisa ditawar. “Ujian Gua Hidup dan Mati memiliki empat ujian utama: Gua Hidup dan Mati Alam, Gua Hidup dan Mati Kemampuan Ilahi, Gua Hidup dan Mati Niat Bela Diri, dan Gua Hidup dan Mati Pertempuran.”
9.561.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Bodyguard Tajir

Jerat Cinta Bodyguard Tajir

Jawab Asha "Ya baguslah, semoga kamu bisa ketemu dengan Mama kamu ya, dan berkumpul lagi." "Ya Pi, Asha sering mimpiin Mama, tapi Asha gak tahu apakah yang ada dalam mimpi itu Mama." Jawab Asha "Biasanya gitu, mimpi itu isyarat kalau Mama kamu masih hidup, dan kenyataannya Tuhan mau mempertemukan kamu dengan Mama kamu." "Aamiin Pi, semoga benar-benar di pertemukan ya Pi."
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

“Sapa kang matèni, bakal dadi dalan kanggo nyawa. Nyawaku nyambung ing dolanan, Sapa nyekel, bakal nyambung janji. Dendamku ora mati. Dendamku dadi warisan.” Tangannya mencengkeram boneka itu erat, darah menetes ke pipi boneka. Matanya menutup. Dan di detik terakhir hidupnya, senyum kecil muncul di bibir boneka itu. Di malam yang sama, di sebuah rumah petak di pinggiran kota, Ratih menunggu dengan cemas. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh. Anak mereka tertidur di pangkuannya. Tak ada kabar dari Bayu.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Petaka yang Kuciptakan

Petaka yang Kuciptakan

jawab Mima, kini Mima terlihat tengah duduk di sudut kamar Ifan, terlihat sabar, seperti lukisan yang pudar namun Ifan mengenali jika sosok itu adalah Mima, wajah cantik Mima terlihat sangat pucat dan matanya merah memar, mengingatkan Ifan pada detik-detik akhir Mima menutup usianya 10 tahun lalu. "Maafkan aku Mima, jika hal itu terjadi saat ini sudah pasti aku tak akan membiarkanmu diperlakukan tidak layak oleh mereka," Jelas Ifan. Sosok Mima tertawa mengejek, bangkit dari duduknya dan melayang perlahan ke arah Ifan, "matilah kamu!" Seru Mima kemudian menghilang dari pandangan Ifan. Ifan bergegas membasuh wajahnya di kamar mandi, rasanya seperti mimpi atas semua yang menimpanya belakangan i
970 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Seorang perempuan tua dari sudut pasar—yang dikenal sebagai **Ma Tene**, penenun mimpi—berjalan mendekat sambil membawa potongan kain tua. Di ujung kain itu, terlukis gambar anak lelaki bermata tiga yang menatap seekor ayam hitam dan seekor burung tak bersayap. Ma Tene membuka mulutnya pelan. "Kita sedang disapa oleh arwah yang belum pernah hidup. Dan kalau Ilham bisa bicara dari balik itu, maka artinya..." Semua menoleh. "...Aaron juga sedang membuka pintu yang akan mengubah bumi jadi cermin roh."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status