Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Menikahiku Karena Aku Akan Mati

Suamiku Menikahiku Karena Aku Akan Mati

Ucap Elena dengan cukup lantang tapi terdengar memilukan. Pria itu terdiam lagi lalu menyipitkan matanya, menatap gadis di depannya yang tampak hancur. Bukannya merasa iba, Adrian justru melihat sebuah kesempatan di balik keputusasaan gadis itu. Adrian menarik sudut bibirnya, sebuah seringai tipis yang licik muncul di wajah tampannya. "Kau ingin mati? Kebetulan sekali. Sepertinya pertemuan kita adalah takdir yang telah digariskan," ucap Adrian dengan nada rendah yang rendah yang menggoda sekaligus berbahaya.
10730 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

Udin dan Asep menghampiri Jajang yang masih menunggu Bude Lastri yang urung hendak menaiki motornya. "Itu Mas Jajang, ada mayat di sana, di kebun. Mayatnya menyeramkan sekali." "Astaghfirullahaladzim mayat siapa, Din?" "Tidak tahu Bude, karena wajahnya itu hitam kayak gosong. Pokoknya itu serem banget. Kalau Bude dan yang lainnya mau melihat, ayo kita ke kebun." Nabila sendiri terkejut mendengar penuturan Udin dan Asep. Kira-kira siapakah mayat itu? Kenapa dia meninggal di saat Sarah baru saja beberapa hari di kebumikan?
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

Arfi membantu Laila untuk mengangkat tubuh yang agar bisa satu ranjang dengan Mimi. "Mama jangan mati!" Isak Laila. "Kok mati? Mama itu tadi hanya pingsan saja. Bukan mati, Sayang," ucap Mimi mengusap wajah anaknya pelan. "Kalau pingsan itu bisa bangun lagi? Kok tadi Mama merem lama? Laila jadi takut, Ma." "Iya. Emangnya setiap orang yang memejamkan mata itu mati? Anak Mama ini lucu sekali."
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

“Mimpi? Soal burung kedasih hitam yang datang netesin darah itu?” Beliau menyiayakanku, dia mengatakan bahwa mimpi itu pernah terjadi pada seseorang yang kehilangan suaminya karena dendam kesumat yang ia jalin dengan pewarung sebelah rumahnya. Tanda itu adalah datangnya kematian yang memang sungguh tak wajar, umur muda, berbuhungan dengar darah dan menjadi tragis. Pembicaraan kami terpotong karena Eyang muncul bersama beberapa ibu-ibu dari depan jalan, mereka bilang kalau Bibi saat itu pamit pulang karena tak enak badan.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dia mendapati tidak ada satu pun pesan singkat, catatan juga kosong, tidak mengunduh WhatsApp, hanya ada satu video yang tersimpan di galeri. Dia mengklik video itu. Seketika, sosok Sida muncul di layar. Sida duduk di dalam tenda, mengenakan pakaian hijau. Jelas, video ini direkam sebelum dia seorang diri menerobos markas besar Sekte Hyang. Sida tersenyum tipis dan berkata, "Ewan, saat kamu melihat video ini, kemungkinan besar aku sudah mati." "Jangan bersedih. Baik tokoh besar yang mengguncang dunia maupun orang kecil yang tak dikenal, pada akhirnya takdir akhir mereka tetaplah kematian."
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.9K kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Pengantin Dewa

Pengantin Dewa

Rambutnya yang segelap malam menjuntai panjang hingga menyentuh punggung dan kulit putih pucat seperti raga tanpa nyawa dengan aura kematian yang menyelimuti tanpa ditutup-tutupi. “Batara Yama...” bisik Melati, tanpa berpikir. “Akhirnya kau bangun.” Suaranya dalam dan berat, seolah berasal dari dasar bumi itu sendiri. Melati ingin bangun, tapi tubuhnya masih terlalu lemas sebab minuman asing yang diberi tetua saat ritual Garbha. Tunggu dulu, apakah dia..., sudah mati...? “Di mana... ini? Apa aku sudah mati? Apa hidupku sudah berakhir?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Penakluk Wanita

Penakluk Wanita

Ia berlari menghampiri sang ibu dan berusaha mengambil tubuh sang ibu yang tengah berendam tanpa sehelai benangpun. “Mom, mengapa kau meninggalkanku. Mom.” Teriak Matt dengan deraian air mata. Ternyata percakapan mereka tadi pagi, adalah percakapan terakhir. Mata Matt berkelana ke sekeliling kamar mandi itu. benar saja, di sana banyak botol minuman berserakan. Di duga Caroline tengah menghabiskan banyak minuman beralkohol itu dan akhirnya tubuhnya tidak kuat untuk menerima itu. Suhu tubuh Caroline tiba-tiba panas dan ia berendam. Nyawanya tidak tertolong saat ia merendamkan tubuhnya di sana.
9.98.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

“Jangan bilang kamu nangis karena keinget mantan kamu yang udah mati itu, hm? Jangan khawatir, Mutia. Mati itu memang sudah takdir setiap orang.” “Walaupun manusia memang akan mati, tapi aku pengen dia mati dengan cara normal, Galen! Ah.. Haruskah aku manggil kamu Luke sekarang? Kamu udah bukan orang yang aku kenal,” kekeh Mutia dengan suara sedih. Luke menatap Mutia dengan tatapan tajam. “Terus apa bedanya? Angkasa memang bakal mati dengan cara apa pun kok. Yah.. Aku memang merubah namaku sejak kamu meninggalkan aku.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

tapi sesuatu yang Binar sendiri tak bisa mengartikannya. “Kau harus hidup,” gumam Matthias pelan. “Apapun yang terjadi. Kau harus hidup.” Hanya itu yang bisa Matthias katakan. Binar mengangkat kedua alisnya. Kata-kata itu membekas lebih dalam daripada yang seharusnya. --- Malam itu, Binar bermimpi aneh. Mimpi yang datang seperti fragmen yang dipotong kasar. Suara perempuan keibuan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai contoh mim mati bertemu ba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status