Ada sesuatu yang sangat menghantui tentang mimpi bertemu orang yang sudah tiada. Aku sering terbangun dengan perasaan campur aduk—sedih, lega, atau bahkan bingung. Psikolog mengatakan ini bisa jadi cara bawah sadar memproses kehilangan. Otak kita mencoba 'berbicara' dengan ingatan tentang mereka, seolah-olah mencari penutupan yang tak sempat didapat di dunia nyata.
Tapi menariknya, konteks mimpi itu sendiri sering kali lebih penting daripada sekadar 'siapa' yang muncul. Misalnya, jika almarhum terlihat bahagia dalam mimpi, mungkin itu mencerminkan penerimaan kita atas kepergian mereka. Sebaliknya, mimpi di mana mereka terlihat menderita bisa jadi tanda rasa bersalah yang tersimpan. Aku sendiri pernah bermimpi nenek memelukku sambil tersenyum, dan itu justru memberiku ketenangan aneh, seolah dia memberi tahu bahwa semuanya baik-baik saja.