Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Remaja: Dijodohkan dengan Pewaris Tahta

Pengantin Remaja: Dijodohkan dengan Pewaris Tahta

tanya Citra. "Nggak pa-pa." "Beneran nggak pa-pa?" "Iya, aku malah suka tauk. Kalau kamu gendutan itu tandanya kamu sehat, kamu bahagia, hidupmu makmur. Iya kan?" Citra hanya bisa tersenyum mendengarnya. Suaminya ada saja cara untuk menyenangkannya. "Iya, sih." Citra lalu mengangguk-angguk.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

ungkap kagum Ciara. "Bagiku, kebahagiaanmu ialah cita-citaku yang ukurannya tak sekedar setinggi bukit, melainkan setinggi langit. Apa salahnya matahari bekerja sepanjang masa? Apa salahnya bulan menerangi semesta dalam gulita? Semua benar, bukan? Lalu, untuk apa aku tidak bergerak untuk meraih cita-cita? Sedangkan, perintah-Nya telah memberi kerangka. Cinta ini ingin amerta dalam setiap langkahmu, tak tergusur sedikit saja meskipun tumbuh luka."
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai contoh pantun suka cita
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Bayangan cinta yang ia pernah alami di kampung halaman membuat matanya membasah. Bahagia sio nona ee Beta bahagia sayang Danke banya sayang ee Mau hidop deng beta selamanya [Bahagia kasihku, aku bahagia, sayang. Terimakasih sayang mau hidup denganku selamanya]
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

kataku sambil mengedipkan kedua mataku. “Hmm kok abang? Emangnya aku laki-laki?!” Aku baru sadar mengatakan hal salah. Untung saja aku mempelajari semua pantun itu. Cinta semakin kesal, naik ke atas ranjang. Tatapan menusuk masih menyorot. “Lihat kamu ku suka, minum nangka kamu jamu.” “Mana ada seperti itu?! Sekali lagi, tidak bisa membuatku tertawa, aku akan mengusirmu!”
9.7418.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.4K kali sebagai contoh pantun suka cita
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Hai semua makasih yang sudah menunggu Mas Agus. Mulai besuk akan up setiap hari dua bab yaaaa. Selamat membaca dengan kisah perjuangan Agus dan Cinta dalam melahirkan ahli waris dan semua masalah rumitnya.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
Sepuluh Tahunku Yang Disia-siakan Tunanganku

Sepuluh Tahunku Yang Disia-siakan Tunanganku

“Emangnya hari apa?” “Hari peringatan satu tahun kesembuhanmu.” Dia mengeluarkan setangkai bunga dan berkata, “Selamat, sudah terlahir kembali.” Aku menerima bunganya, mataku pun berkaca-kaca, “Terima kasih, Chandra. Terima kasih sudah selalu menemaniku selama setahun lebih ini.” “Dasar bodoh, sudah kubilang, aku bersedia menunggumu.”
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

"Kak, ayo pulang untuk makan." Sinar matahari menerobos masuk melalui jendela mobil dan memanjangkan bayanganku. Aku terlihat tegas dan penuh kekuatan. 'Jerry, Andini, di kehidupan selanjutnya, jadilah orang baik. Kalau kalian kurang beruntung dan bertemu denganku lagi, sampai jumpa di neraka,' gumamku dalam hati.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Dia sedang memeriksa pita harapan yang tergantung di pohon itu dengan serius. [ Semoga Anita selalu bahagia dari tahun ke tahun. Semoga semua keinginannya terpenuhi. Umatmu, Anthony. ] [ Semoga Anita bahagia dan semua keinginannya terpenuhi. Semoga dunia ini memperlakukanmu dengan baik. Umatmu, Anthony. ] [ Semoga Anita diberkati dengan keberuntungan, terbebas dari penyakit dan bencana sepanjang hidupnya, serta dikelilingi orang yang baik. Umatmu, Anthony. ]
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

"Hal-hal yang sudah lewat biarkanlah semuanya berlalu. Nggak usah takut melakukan kesalahan. Paling-paling, kita mulai lagi dari awal. Kita punya banyak kesempatan untuk memperbaiki kesalahan." Mendengar hiburan dari ibunya, suasana hati Dilla akhirnya sedikit membaik. Melihat hal itu, beberapa orang lain segera mengalihkan pembicaraan dan buru-buru mengeluarkan hadiah yang sudah mereka siapkan. Baru saat itulah, Dilla menyadari bahwa apa yang dikatakan ibunya lewat telepon beberapa waktu lalu sama sekali tidak berlebihan, bahkan masih tergolong sederhana.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Salju Jatuh Mengucap Cinta

Salju Jatuh Mengucap Cinta

Kenapa kamu tidak bilang kalau kau juga mencintaiku . Air mata kehancuran menetes satu per satu. Rasa sakit yang luar biasa seolah menelan seluruh keberadaannya. Bintang-bintang bertaburan di langit malam yang sunyi. Semua kebenaran akhirnya terungkap di depan pusara orang yang telah "tiada".
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai contoh pantun suka cita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status