Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Anak Dewa menghampiri bayangan itu dengan tergesa-gesa lalu berkata dengan penuh hormat, “Leluhur, apa yang harus kami hadapi di level enam ini? Aku sudah menunggu cukup lama di sini, tapi belum juga mendapat jawabannya.” Bayangan menatap orang-orang yang muncul di depan gerbang kota lalu berkata, “Aku tidak menyangka, akan ada banyak orang yang muncul di sini. Aku sempat berpikir kalau hanya akan ada tiga orang yang berhasil sampai ke sini. Namun, nyatanya ada lebih dari 40 orang sekarang.”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72.6K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Sang Penakluk Dewa

Sang Penakluk Dewa

Dicobanya untuk memfokuskan panca inderanya pada batu yang sedang melayang di atasnya. Semakin Jalu memfokuskan pikiran dan penglihatannya, perlahan terlihat sinar kuning kehijauan bersiluet merah berbentuk rantai yang mengikat batu di atasnya. Ikatan rantai itu bukan hanya sekali, tapi begitu banyak hingga terlihat cukup terang.
9.367.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Di atas podium itu terletak potongan gelang terakhir, yang berdenyut lemah, seolah menunggu untuk dihidupkan kembali. Ayu melangkah mendekat, namun hentakan suara berat menggema, menghentikannya. Dari pusaran cahaya di sekeliling podium, muncul sosok tinggi berselubung kabut. Wajahnya tidak jelas, hanya sepasang mata yang menyala seperti bara hijau. Suaranya seperti dua nada yang bersahutan. “Kalian telah menapaki enam nada. Nada ketujuh adalah dirimu sendiri. Apa yang kau bawa untuk mengisi gelang ini?”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
IPRIT

IPRIT

Angin berhembus menembus sukma Seorang lelaki mengembara mencari tempat Tempat hati kelak berlabuh Lelaki berirama senyap merindu kidung dalam sunyi Menatap langit berpendar asa Cahaya gemintang mengganti kelam Di manakah engkau, Puspita Jaka menggoyangkan kakinya sambil asyik bersyair. Onet sibuk mengunyah buah pisang hutan. Tiba-tiba terdengar satu suara halus membalas syair Jaka.
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Taring yang patah, Tubuh yang menghilang. Dua unsur menjadi satu. Temui aku besok malam. Seperti biasanya. Tidak biasanya Rino menambahkan kalimat pembuka seperti itu. Apakah itu puisi? Jika benar, maka itu adalah puisi yang sangat buruk dari yang terakhir kali pernah Lucy lihat. Itu pada saat duduk di bangku Sekolah Dasar, seorang gadis di kelas tampak sedang membacakan sebuah puisi bertemakan Ayam di secarik kertas. Gadis itu bernama Lucy.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Di Kota Salju kuno, banyak tempat bersinar dengan cahaya kuat, menyilaukan mata orang-orang. “Rantai Kota!” Lin Tian berteriak dingin. Seketika, rantai emas tak berujung muncul, secepat kilat. Rantai-rantai ini tampak muncul dari setiap sudut kota bersalju ini, melayang ke atas dan melesat ke langit. Orang-orang di langit melihat ke kiri dan kanan, tubuh mereka gemetar hebat. Mereka menyadari bahwa semua orang dikelilingi oleh rantai.
9.554.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Beberapa mata berhenti lebih lama. Seseorang di belakang mengubah posisi. Terlambat. Ia sudah tertarik. Angka naik lagi. Lebih cepat sekarang. "Enam puluh lima." "Delapan puluh." Ritme terbentuk. Saling mendahului. Tetap dalam garis. Adriano mengangkat tangannya sedikit. Menahan. Agar ritme tetap miliknya. Dan di saat itu — sesuatu berubah.
907 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status