Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lika-liku Jodohku

Lika-liku Jodohku

Uci mengajak Rio untuk duduk di pasir putih, menarik tangannya agar segera duduk. "Kau lihat matahari itu? Mentari yang menemani hariku hampir tenggelam dengan indahnya. Senja, ia ternamakan senja sebagai gerbang malam telah datang." Uci bercerita bak pujangga yang sedang merangkai kata.
9.88.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

"Mas tega, mengakui sesuatu sebagai buah karya Mas, padahal itu puisi terindah penyemangat Senja kalau Senja sedang berada pada titik terendah. Saat Senja lelah dengan hidup ini dan ingin menyerah. Senja selalu teringat puisi indah zaman SMA yang mengatakan bahwa Senja itu selalu jingga, dan seperti Mas yang selalu mencinta. Ternyata semua kata-kata itu bukan dari Mas!" "Halah sudahlah, Nja. Semuanya sudah lama lewat juga kan? Waktu juga tidak bisa diputar kembali. Ikhlaskan sajalah. Saya yang diplagiatin abis-abisan aja ikhlas kok hmmm? Anggap aja kita memang tidak berjodoh. Sudah, ayo kita makan lagi." Bima berupaya kembali menormalkan suhu meja makan yang memanas karena sebuah kisah lama
1057.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Ia merapal lirih mantra kuno yang tertulis di serpihan Naskah Sanghyang Karesian: “Layung nu jadi jembatan, sang waktu nu ngadadarkeun rasa.” (Senja adalah jembatan, waktu yang menyingkap rasa.) Ketika kalimat terakhir keluar dari bibirnya, bumi di bawahnya bergetar halus. Udara berubah menjadi cahaya keperakan. Daun-daun berputar seperti tersedot pusaran lembut, lalu seketika, di hadapannya, kabut membentuk sosok yang ia kenal: Ratu Rahayu Pajajaran.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Orang-orang yang tadinya masih tersenyum kini mendadak terdiam, merasakan kesedihan yang menyusup begitu dalam melalui setiap petikan senar berdarah itu. Dan kemudian suara Dalia terdengar, melantunkan puisi ciptaannya. "Pernah mekar di awal semi, harum bagai meihua, dipuji, dipuja, diinginkan oleh dunia. Namun cahaya mentari perlahan pudar, tinggallah kelopak rapuh menanti senja. Hari-hari mencabut satu demi satu, permata berharga luruh dari genggamannya.
9.857.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai contoh puisi senja
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Suasana di tepi pantai saat matahari mulai surut sangat disukai semua orang. Bahkan, banyak sekali syair-syair lahir mendeskripsikan perihal senja. Bagaimana cahaya kemerahan itu terlihat sangat indah saat bergradasi dengan langit dan awan, bagaimana indahnya kala matahari turun perlahan seolah-olah tenggelam ke dalam lautan. Meski telah hilang, cahayanya masih tetap tinggal seakan menjanjikan esok akan datang kembali. Baik rawi, candra, dan swastamita memang selalu hadir meski tak tepat waktu mereka tak pernah ingkar janji.
819.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Pelakor Itu Sahabatku

Pelakor Itu Sahabatku

ujar Senja dengan tersenyum seraya menatap langit yang berubah jingga. "Kamu suka?!" "Sangat!!" "Tapi sayangnya senja sore ini tidak bisa mengalahkan keindahan Senja yang sudah menjadi istriku." Senja tersenyum malu mendengarnya. Dan mungkin saja wajahnya sudah berubah merah muda karena gombalan suaminya. "Kamu berlebihan, Mas. Aku tidak seperti itu." "Tidak, aku tidak berlebihan. Senja sore ini dinikmati banyak mata, tapi kamu hanya bisa aku nikmati saja."
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai contoh puisi senja
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ms Iced Coffee
Judulnya bikin kuteringat sama cerita pribadiku sendiri. bedanya di cerita ini perebut laki orang, sedangkan di aku perebut kekasih orang hahaha. Btw, novel sebagus ini gabisa diskip. rugi bets kalo diskip. fighting thor!
Queen
Kasihan banget sama senja. Mendingan sama langit aja senja dari pada balikan sama mantan. Mantan tu cocoknya emang dibuang. Memang nggak mudah dapet restu orang tua kevin, tapi kamu harus bisa menunjukkan sama mereka kalau kamu itu layak bersanding sama anaknya.
Baca Semua Ulasan
Menikah Paksaan

Menikah Paksaan

Sore sudah menjelang malam, dan mata hari mulai tenggelam meninggalkan siang menyambut sang malam yang menggantikan suasana siang. Senja yang berwarna merah terlukiskan indah di langit luas. Citra dan Yusuf duduk berdua di kursi panjang menghadap laut, dihiasi suara deburan ombaknya yang tenang dan angin yang sepoi-sepoi. Tiada yang bersuara kecuali deburan ombak dan suara angin yang halus menyapa tubuh keduanya serta riuhnya orang lain. di sekitaran situ.
9.819.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status