Karma Pedas Sang Mantan
Begitu Dira sampai di depan meja, Adrian bersuara pelan, tapi nada sarkasmenya jelas terdengar.
“Makasih, ya… buat penilaiannya tadi.”
Dira mengangkat alis, berpura-pura tak paham. “Penilaian?”
Adrian tidak berkedip. “Soal ‘cepat karena pengunjungnya dikit’. Komen yang cerdas. Penuh empati.”
Dira mengangkat dagunya sedikit. “Emang bener, kan. Gak salah juga.”
Adrian menyandarkan tangan di meja, tubuhnya condong sedikit ke depan. “Owner ayam penyet datang-datang makan di warung seberang. Lagi hunting, atau sengaja mau kasih review buruk?”
Bab Populer