Suami Pelarian
"Pintar sekali, lho, bisa memanipulasi pikiran sendiri. Pasti Mas ini ahli bisnis, negosiator kayaknya, benar, nggak? Atau malah jadi provokator, nih?"
Yudistira cengar-cengir, sedangkan aku menahan diri untuk tidak tertawa, dan mencubit pak dokter lawak ini.
Sebelum ini dia malah mengomentari kalimat yang paling disesali oleh suamiku dengan cara yang lucu. "Biasanya orang bilang, 'Langkahi dulu mayatku,' eh, Mas Yudi malah bilang, 'Lebih baik kamu mati daripada sama yang lain,' pintar banget itu, Mas. Hahaha."
Chapitres populaires