Selubung Memori
Aku mengerjapkan mata, dan sudut pandangku berubah.
Aku tidak lagi di tubuh seseorang. Aku justru melihat seseorang terjatuh, di atas sungai, seolah aku tengah menatap orang yang baru saja kuhinggapi—iya, aku benci memakai kata menghinggapi seolah aku ini benalu, tetapi itu yang memang terjadi. Jadi, dari perawakannya, dia ini seperti perempuan seusiaku, memiliki busur dengan anak panah kosong di punggungnya, dan jubah hitam telah menutup seluruh tubuhnya. Dia mengepalkan tangan, berusaha bangkit dengan sisa tenaga. Dan itu membuat tudung jubahnya terangkat. Wajahnya terlihat.
Hot Chapters