Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Setelah selesai, tubuh Amund pun berubah menjadi asap hitam dan tersedot masuk beserta pedang tulang itu ke dalam bayangan Allein. Setelah Amund menghilang dari pandangannya, Allein tersenyum memandang langit yang mulai gelap. Dia cukup puas dengan perkembangannya, karena dikehidupannya yang kedua ini dia berhasil menggunakan kekuatan necromancy lebih cepat. Karena langit sudah mulai gelap Allein langsung menggunakan black hole untuk menyerap energi kehidupan dari mayat para ogre hijau yang berserakan.
7.89.5K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Dia mengibaskan tangan, dan angin kecil mengacaukan rambut Sylva Reed. “Draven, aku akan buat bayanganmu menyanyi lagu pengantar tidur kalau kau nggak berhenti,” ancam Sylva, kacamata tipisnya memantulkan cahaya bunga Liora. Bayangannya di tanah bergerak, seolah mencoba membaca rune di dinding. “Ada sesuatu… bayangan di depan. Bukan manusia, tapi hidup.” Kairos Thorne, yang memimpin formasi, menyalakan api kecil di tangannya untuk menerangi koridor. “Tetap dekat. Aria, apa lagi yang arsip bilang tentang labirin ini?”
10575 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Jari-jari Galuh bergerak pelan, seperti mencari arah antara kekuasaan dan keinginan. “Mas…” bisiknya, tapi suara itu tertelan oleh dengung garasi yang sunyi. Malam terasa panjang. Ratri menggigil, entah karena dingin atau ketakutan. Setiap sentuhan, setiap desahan napas yang nyaris menyentuh kulitnya, membuat waktu terasa membeku. Dan di sudut ruangan itu, lampu redup garasi memantulkan bayangan dua manusia yang terjebak, antara cinta, kuasa, dan luka.
643 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

"Apa itu akan bertahan jika kita dikejar lagi seperti di Hong Kong?" Thomas mendongak, menghela napas pendek. "Belum tentu. Tapi aku rasa ini cukup untuk memberikan kejutan jika kita menemukan mereka lebih dulu." Dewi tersenyum tipis, meraih Crimson Scythe miliknya yang bersandar di dinding. "Kalau senjatamu gagal, aku yang akan memastikan kita keluar hidup-hidup." Sementara itu, di sisi lain kabin, Alan dan Sophia mempelajari peta holografik yang diproyeksikan dari perangkat portabel. Empat titik merah menyala, menunjukkan lokasi yang harus mereka selidiki.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

"Dia tidak tidur melainkan sedang berjuang bertarung sendirian di dalam sana melawan Primordial Shadow agar makhluk itu tidak keluar." Aurelia menatap kedua tangannya. Pena Sang Penulis sudah hilang serta Buku Takdir sudah kosong, tapi dia masih punya ingatan tentang sihir terlarang yang pernah ia baca di Perpustakaan Kuno Nocturnia pada Bab tujuh puluh delapan. Ia teringat buku bersampul kulit manusia yang ditulis oleh nenek moyang Eleanor. "Soul Binding," gumam Aurelia.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Shadow on me

Shadow on me

“Untuk melanjutkan proyek. Atau menghapus semua jejaknya.” ** Sementara itu, di pusat sistem kendali organisasi bayangan Umbra, Ellis berdiri di depan proyeksi peta dunia. Titik-titik merah perlahan muncul satu per satu. "Ini bukan lagi pengejaran biasa," ucapnya pada Camille. "Mereka mengaktifkan semua node Black Cell di Asia dan Eropa Timur. Ini perburuan skala penuh."
10858 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Buku-buku itu hidup, menjaga rahasia kuno. Shen Ruya menyentuh satu buku, tetapi segera ditarik mundur oleh Lian Tian. “Jangan sentuh sembarangan. Buku-buku di tempat ini bisa menyerap jiwa.” Ia berjalan menuju bagian paling dalam, tempat aura murni spiritual bercampur dengan energi iblis. Di tengah ruangan, terdapat buku besar berwarna merah kehitaman, seakan terbuat dari daging dan kulit manusia. Judulnya terpahat dengan darah yang telah mengering:
107.2K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
The Shadow: Rahasia Abadi

The Shadow: Rahasia Abadi

"Beraninya kalian mencuri dari tempat ini." Dari balik bayangan batu-batu besar, muncul sesosok siluman lain—lebih besar dari Yaksha, dengan tubuh bersisik hitam dan mata merah membara. Taringnya berkilat di bawah cahaya redup, dan auranya menekan udara di sekeliling mereka. Zhao Yuan Shao tersenyum miring, meremas akar di tangannya sebelum menyimpannya di balik sabuk. "Sepertinya kita punya masalah baru."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as corpse party: book of shadows
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status