Cinta yang Terkubur
Marsel membuka buku catatan itu, melihat tulisan tangan yang familier, pikirannya teringat suasana hatinya saat menulis kalimat itu dulu.
[Dia suka makan ceri, suka hari hujan. Kalau dia sedang marah, cukup cium dia, maka dia akan langsung ceria kembali .…]
Bekas noda air mata yang mengering di buku catatan, mengingatkannya bahwa Frida telah membacanya dan menangis karena hal itu.
Dia seolah bisa melihat pemandangan saat Frida membaca sambil menangis, melihatnya berjalan ke setiap sudut rumah untuk membersihkan seluruh kenangan mereka sampai bersih satu demi satu.