Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Membiarkan dirinya terpenjara dalam rumah tangga penuh luka, demi orang-orang yang ia cintai. Ratri sujud di atas sajadah usang. Kedua telapak tangannya terangkat, bibirnya bergetar menadah doa dalam gelap kamar yang remang. Suara rintik hujan di atap seolah menjadi irama tunggal yang menemani ratapannya.
723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Dalam Diam Ia Mengikatku

Dalam Diam Ia Mengikatku

Dan justru itu yang membuatnya terasa lebih kejam. “Aku lihat semuanya,” lanjutnya, suaranya mulai goyah. “Aku lihat gimana orang-orang mulai ragu sama dia. Aku lihat komentar-komentar itu. Aku lihat dia… pelan-pelan dijatuhkan.” Tangannya mengepal. “Tapi aku gak lakuin apa-apa.” Napasnya mulai tidak stabil. “Aku bisa nolong dia…”
10441 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Dalam sujudku, Ku rapalkan namamu Berharap semesta Mengizinkan kita menua bersama Dan sang Pencipta, Merestui hubungan kita berdua Dan tak henti-henti dalam doa ku Ku sebut namamu Berharap semua ajan baik-baik saja Meskipun dalam menjalaninya Harus ada sakit yang aku terima Dan harus ada cambukkan luka Hingga terkadang Aku begitu terpuruk Dalam mempertahankan ini semua Dan aku begitu lemah karena terluka Namun meskipun demikian Akan ku jalani dengan ke ikhlasan Sampai ada masanya
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin Kita bertemu tanpa sengaja Meskipun sebelumnya aku sudah pernah mengagumi dalam Diam Kamu yang begitu cuek dan dingin Kamu yang sangat anti wanita Selalu menundukkan pandangan Bahkan saat mengajar para santri putri Aku tau bahwa semua santri putri menyukaimu Kamu sangat bisa Membuat banyak wanita begitu mendambakanmu Namun disaat diumumkan tentang pertunangan dengan dia Aku memutuskan untuk tak mengagumi lagi Sebab mengagumi orang yang sudah menjadi milik orang lain itu sangat menyakitkan Aku pernah bermimpi, bisakah santri biasa seperti dapat bersanding denganmu
9.524.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Ia menjelma menjadi gadis biasa yang juga memiliki perasaan rapuh. Rajasa menundukan kepala mendengar ucapan Ratna. Rasa bersalah langsung berkecamuk di dalam dadanya. Tiba-tiba Rajasa merasa seperti pecundang yang tak memiliki rasa syukur. "Maafkan aku Na, aku memang pengecut dan tak pandai bersyukur! Lihatlah, Tuhan menghukumku sekarang dengan mengambil semuanya" Ucap Rajasa.
8.545.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Pura-pura Menikahi Tuan Presdir

Pura-pura Menikahi Tuan Presdir

"Apa itu tadi, Ri? Kamu bersedia menikah denganku?" "Iya, Re. Aku bersedia." Aku melepas tangan dari wajah gadis itu, lalu bersujud di atas rumput yang agak basah. Walau baru akan resmi menjadi muslim esok hari, tetapi aku telah belajar tata cara shalat. Pak Dede bilang, bacaan sujud syukur sama seperti dalam shalat. Setelah itu bertakbir kembali dan mengangkat kepala. Bedanya dengan shalat, setelah sujud syukur tidak ada salam dan tanpa tasyahud.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Memohon kepadanya agar Mama kondisinya terus membaik seperti sebelumnya. Saat hendak mengambil mukena di sudut mushala, seorang sedang sujud. Aku mundur beberapa langkah, seperti mengenalnya. Benar saja, itu Mas Hangga. Aku menahan gerakku dan terus memperhatikan gerakan demi gerakan shalatnya. Ia begitu khusu.’ Terdengar bisikan-bisikannya sedang melantunkan kalimat-kalimat Allah. Ya Allah, melihatnya sedang shalat membuatku begitu tersentuh.
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Hingga kumerasa ada setitik cahaya di ujung gelap yang telah lama menari-nari di kepalaku. Tak menunggu waktu lama, aku segera bangkit. Menyibakkan selimut lalu melangkah ke kamar mandi. *** Di atas bentangan sajadah, di sinilah aku larut. Setelah beberapa kali sujud aku duduk dengan khusuk. Dengan jemari terus menggulirkan butiran tasbih. Mulut dan hati tak henti melantunkan kalimat-kalimat thayyibah secara bergantian.
9.667.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

jawabku sambil menunjuk arah selatan dari tempat kami duduk. “Gak dingin tidur di masjid, Kak?” “Dari pada gue tidur di kuburan, mending tidur di masjid.” “Tenang ya, Kak.” “Iya. Kalau tidur di kuburan suka pada berisik. Pada curcol dosa masing-masing.” Lelaki itu tergelak mendengar ucapanku.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

Tempat yang kutuju, adalah mushola rumah sakit. Kubuka perban yang menempel di kakiku. Agar aku bisa berwudhu dengan sempurna. Aku bersimpuh. Aku bersujud. Aku mengadu kepada Sang pemilik hidup. Lagi-lagi tangisku pecah. Aku tergugu di atas sajadah. Mushola kecil ini menjadi saksi. Betapa terlukanya hatiku saat ini. Entah sudah berapa lamanya aku di sini. Mulutku terus beristighfar, mungkin sudah ribuan kali. Istighfar adalah salah satu caraku untuk mengurangi rasa sakit di hatiku.
1028.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 653 kali sebagai dalam sujudku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status