Dilamar Presdir yang Menyamar
“Luar biasa. Baru juga sekali jadi bintang tamu podcast, sekali jadi bintang iklan sudah belagu kayak gini! Sombong! Saya jamin, kariermu nggak usah nunggu lama, besok aja lihat. Pasti udah hancur.”
“Kakak yang terhormat. Begini, ya. Saya nggak mengejar karier keartisan. Dan perlu dipahami, saya akan hormat jika orang itu memperlakukan saya dengan baik. Dan sebaliknya. Saya akan berani jika ada yang macam-macam sama saya. Tindakan Kakak tadi yang seenaknya manggil saya hah heh, akan saya balas tidak mengenakkan juga.”
“Berani kamu, ya!” Elea bangkit. “Ternyata seperti ini selera Brama sekarang. Wanita gila hormat, sombong, dan sok. Akan saya buka kartu busukmu pada Brama.”
Bab Populer