Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

cetus Mika tersenyum sinis. "Ini apaan sih Mbok?" "Itu rendang jengkol Mas Noah" balas Simbok Darmi dengan logat jawanya yang kental. "Tapi enak kok pi, it's okay kalau bau" jawabku sembari mengeluarkan nafasku ke arah mereka bertiga.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dilema

Cinta dan Dilema

Kenapa ia malah ingin menghancurkan kehidupan anaknya lagi? “Calon suami kata bunda? Memang siapa yang mau nikah sama dia, bunda?” Intan memberikan senyum sinis nya. “Apa kamu bilang? Dasar anak durhaka!” teriak bunda Lilis kesal. “Kamu bicara seperti itu sama ibumu!”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Rasa marah, kesal dan kecewa bercampur jadi satu. "Mana mungkin kamu hamil Dind. Kita tak pernah melakukan hubungan seperti itu," bela Mas Adry. "Aku hamil anakmu Mas!" pekik Audi. Semua pengunjung menatap ke arah kami setelah wanita itu mengungkapkan aibnya tanpa rasa malu. "Mas, benarkah yang dikatakan Audi?" tanyaku geram pada Mas Adry. Menahan emosi yang membuncah di dada.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

tuduh Darren menyebalkan dan mampu membuat sahabat baikku terkekeh geli. "Ish! Mana ada, sih, orang diculik seneng! Gila apa?" "Ada … aku baru melihatnya tadi," balas Darren dengan ekspresi meyakinkan. "Jangan nuduh sembarangan, ya!" Jelas aku tak terima saat putra tunggal Nyonya Laura menuduh secara asal. "Siapa yang nuduh sembarangan? Kelihatan, loh tadi kamu kecewa banget karena nggak jadi kabur sama Galang si pengecut itu."
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Mencintai Tuan Sombong

Mencintai Tuan Sombong

cetus Hana masam. "Hehehe kami enggak berniat kok ngagetin kamu cantik, hanya aja kamunya yang dari tadi dikelas bengong-bengong gak jelas. Ada apa sih emangnya?" tanya Indah penasaran. "Enggak apa-apa kok Din. Mungkin karena ngantuk" jawabnya bohong karena belum siap memberitahu yang sebenarnya kepada kedua sahabatnya itu.
9.83.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

kata Adam "Gila itu anak, tapi keren juga perjuangannya dari pada kamu hanya jalan di tempat," kata Devan sambil tertawa lepas. Adam hanya mendengus mendengar kalau dia hanya berjalan di tempat, pria itu ingin Ririn tahu kalau dia menyukainya lewat perhatiannya, mungkin dulu mantan istrinya suka dibelikan barang-barang bermerek hingga membuat Adam harus merogoh koceknya lebih dalam untuk mendapatkan Fani.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Saya, itu, bingung kalau ditanya passion. Karena disuruh apa pun saya bisa, jadi, nggak ada yang menantang.” “Sombong.” Cita mencebik. “Eh, aku serius, Cit,” balas Arya sedikit mencondongkan tubuhnya. “Aku itu sudah ada di titik jenuh, karena ngerasa hidupku terlalu gampang. Tampangku, lumayan. Nggak jelek-jelak bangetlah, istilahnya. Kalau ngomongin uang, aku nggak kerja aja, tabunganku nambah terus.”
9.839.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

"Dewa Pedang itu lemah!" Itulah satu-satunya kalimat yang dilontarkan oleh Dillon setelah berhasil mengalahkan Dewa Pedang. Kekuatan Dillon telah meningkat hingga ke tingkat yang lebih tinggi, dan pencapaian kendonya menjadi semakin menakutkan. Dia bukan lagi sosok laki-laki pendiam seperti dulu. Sebaliknya, kini dia menjadi semakin agresif dan sombong.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66.1K kali sebagai dalil sombong
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin sedang mengayun-ayun Cantik Jelita. "Bang, Abang sudah terjebak sombong," kataku padanya Bang Parlin. "Lo, kok?" "Itu, Bang, Abang buat Umar sakit perut, padahal dia bukan pencuri," kataku lagi. "Sama orang sombong, kita boleh sombong, Dek," "Siapa yang sombong?" "Gak percaya Tuhan itu orang yang sombongnya sudah level akut, iblis saja masih percaya Tuhan,"
9.8583.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.7K kali sebagai dalil sombong
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

David masih bingung, dia ragu mengingat kesehatan istrinya yang belum sepenuhnya pulih. Saat sedang melamun, Dilara menahan rasa sakitnya dengan gerakan gesit turun dari ranjang, lalu dia mengambil ponsel suaminya. David pun menoleh. "Sayang ... " kata David terkejut. Dilara menanyakan banyak hal pada Dilan, karena Dilan yang belum diberi perintah untuk berbohong pada Dilara. Akhirnya Dilan berkata dengan jujur dan mengatakan, jika kakek Ditya sudah tewas dengan beberapa pengusaha senior di negeri ini, akibat bom yang diledakkan oleh Albert.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai dalil sombong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status