Cinta Semalam Sang Mafia
Ia duduk di kursi tunggu dengan noda darah Dante yang mulai mengering di kulitnya, seolah-olah jika ia membasuhnya, ia akan kehilangan jejak pengorbanan suaminya.
Sasha datang membawakannya secangkir kopi panas dan sebuah selimut.
"Dia pria yang kuat, Nyonya," suara Sasha lembut, hampir seperti bisikan seorang kakak. "Dante selamat dari ledakan di Meksiko dan racun di Sisilia. Peluru Diego tidak akan cukup untuk menghentikannya kembali kepadamu."
Aara mendongak, matanya yang sembab menatap pintu operasi yang masih tertutup rapat. "Kenapa kalian semua menyembunyikan kebenaran tentang tanah itu dariku, Sasha?"
Hot Chapters