Kalau kita ngomongin neraka versi Dante dalam 'Divine Comedy', lapisan terdalem dan terpanas itu ada di Circle ke-9, tepatnya di Judecca. Ini tempat buat pengkhianat level dewa—kayak Lucifer sendiri yang dikunci di tengah danau beku sambil mengunyah tiga tokoh paling dikutuk dalam sejarah. Ironis banget kan? Darah dan api justru nggak ada di sini, malah dingin ekstrem yang jadi simbol keterpisahan absolut dari panasnya cinta Tuhan. Dante bikin konsep jenius: semakin dalam neraka, semakin 'dingin' hati manusia, bukan panas literal.
Lucifer digambarin punya tiga mulut yang mengunyah Brutus, Cassius, dan Judas Iskariot—pengkhianat terhadap Kaisar dan Tuhan. Detailnya bikin merinding: air mata, darah, dan saliva Lucifer membeku jadi es, sementara sayapnya justru menciptakan angin beku. Ini metafora sempurna betapa pengkhianatan bisa membekukan segala kebaikan.