Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Susu Anak Dosenku

Ibu Susu Anak Dosenku

"Ssstt tenang Sayang, kita tunggu dokter datang." "Dia kenapa banyak darah!" tangis Lela tak tega. Reza benar-benar mengeluarkan banyak darah dari keningnya dan pingsan.
9.9107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Tangan Vita bergetar hebat, pisau kecil itu terlepas dari genggamannya dan jatuh beradu dengan lantai, menimbulkan bunyi logam yang menusuk telinga. “Ah… ahk!” jeritnya parau, matanya membesar penuh ketakutan. Ia menatap kedua tangannya yang berlumuran darah, tubuhnya gemetar hebat. Nafasnya tersengal, dada naik turun tak beraturan. “Tidak… tidak…” bisiknya lirih, seolah menolak kenyataan. “Apa yang sudah aku lakukan…”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Tepat sebelum berhasil menjangkau kotak abu Amanda, kaki Ricky lemas dan jatuh ke tanah. Semuanya terasa seperti gerakan lambat, Ricky hanya bisa melihat kotak abu Amanda jatuh. Kotaknya pecah berkeping-keping, abu jenazah yang ada di dalam langsung beterbangan, terbawa hujan, lalu menghilang tanpa jejak. Ricky terdiam lama sekali, lalu mendadak memuntahkan darah! "Amanda!" Kota Junowa belakangan sangat ramai, bahkan Amanda yang jauh di Negara Merikana pun ikut mendengarnya.
8.4165.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Istri yang Tergadai : Menjadi Kekasih Gelap Tuan CEO

Istri yang Tergadai : Menjadi Kekasih Gelap Tuan CEO

Darah segar menetes dari lubang hidung pria itu, mengalir perlahan ke atas bibirnya. Alastar buru-buru meraih tisu dari dashboard dan mengelap darah di hidungnya. Setelah itu, ia bersandar pada kursi dengan mata terpejam, menarik napas perlahan. “Bapak mimisan? Apa kita perlu ke rumah sakit?” tanya Joya panik. “Ini biasa. Sejak kecil aku sering begini kalau udaranya panas,” katanya datar.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
My Liar Boyfriend

My Liar Boyfriend

Dia harus merawat dirinya sediri yang lemah. Masih memandangi layar ponsel, tiba-tiba saja darah menetes melalui hidungnya dan mengenai selimut. Dalam hatinya sangat panik dengan hal itu, hanya saja Jisya mencoba menenangkan dirinya sendiri. "Nggak apa-apa, Jisya... Cuma mimisan kok," monolognya seraya meraih tisu di atas nakas untuk mengusap hidungnya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Rahasia Suami dan Ibu Mertua

Rahasia Suami dan Ibu Mertua

Aku bergegas ke kamar mandi untuk memeriksa apa yang terjadi padaku. Benar saja, pelipisku mengeluarkan banyak darah. Aku segera menekannya dengan tisu. Memang darahnya sudah berhenti mengalir. Tapi efeknya belum juga hilang, yaitu pusing yang mendera kepalaku.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Nikah Kontrak Dengan Kakaknya Mantan Untuk Balas Dendam

Nikah Kontrak Dengan Kakaknya Mantan Untuk Balas Dendam

Ia memaksa otaknya untuk mengingat hal tentang David, tapi – /tes/ Cairan merah segar mengalir dari hidung Erin. Namun ia dengan cepat langsung mengambil tisu. Ia langsung menuju kamar mandi luar untuk membersihkan celana yang terkena tetesan darah. Beruntungnya mimisannya tidak banyak. Hanya dalam waktu beberapa menit darah itu sudah tidak lagi menetes. ‘Apa memang nggak boleh dipaksa mengingat?’ Tanya Erin dalam hati.
8.57.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Karena kecapekan ia seringkali mimisan. “Ada apa?” Beryl bertanya pada Pasha. Ia kembali ke dalam mobil tadi karena menyusul Serina. “Ini Mas, Laila cuma pusing kayaknya masuk angin.” Serina menjawab mewakili Laila. Laila hanya diam karena kepalanya terasa berat selain hidungnya mengeluarkan darah. “Pusing bagaimana? Jelas-jelas, Laila sakit. Dia mimisan. Awas, kamu keluar!” seru Pasha dengan nada serius. Ia meminta Serina untuk tidak menghalangi Laila.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Padahal di balik cadarnya, jantungnya sedikit menegang. Tua Liu melanjutkan. "Kalau mimisan muncul saat dingin maupun panas, berarti tubuhnya tidak mampu menyeimbangkan perubahan suhu." "Paru-paru lemah, pembuluh darah rapuh. Dan kalau semakin parah, bukan hanya mimisan tapi bisa batuk darah, bisa pingsan atau bisa mati mendadak." Tatapan Guli Haoran menjadi lebih dalam.
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

Separah itukah kondisi tubuhnya? Setelah yakin darah sudah berhenti keluar, tidak ada tetesan yang jatuh di baju, tisu sudah dia buntal sampai tak terlihat bekas darah, dan tidak ada sisa yang terlihat di kulitnya, baru Manggala tenang. “Jangan sampai Nayara tau gue mimisan!” tegasnya sambil menatap langsung ke Jaya. “Yang kacau tuh sebenarnya siapa sih? Nay apa lu?”
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 892 kali sebagai darah mimisan di tisu banyak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status