(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
Suasananya tidak terlalu ramai, cukup tenang untuk percakapan mereka yang tidak ingin terlalu mencolok.
Ezra meletakkan sebuah flashdisk di atas meja, mendorongnya pelan ke arah Aksa.
“Ini salinan rekaman dari dashcam mobil kemarin. Semoga cukup untuk tambahan bukti,” ujarnya singkat.
Aksa mengambilnya dengan hati-hati. “Terima kasih, Dok,” katanya tegas.
Ezra hanya mengangguk saja.
Aksa langsung memeriksa file itu, lalu menatap Ezra dengan bangga.