Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Betrayal

Betrayal

Callis tertawa dan memanggil salah satu pelayan. “Satu redvelvet cake, satu cheese cake, ice cream vanilla, ice cream matcha, dan dua lemon mint tea,” ucap Callis dan diulang oleh waiter tersebut. “Kenapa kau memesan matcha? Bukankah kau tidak suka?” tanya Victor heran. “Aku ingin mencicipinya. Aku akan memintanya darimu, Mr. Barnett.” Ucapan Callis membuat lelaki itu menggeleng pelan. Selalu ada saja kelakuan Callis yang menurutnya out of the box.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Tulisan dibanner besar menyambut kami, “SELAMAT DATANG DI FESTIVAL MAKANAN DUNIA” “Ayo masuk,” Henry menarikku untuk segera mengikutinya. Kami berjalan berkeliling stan. Festival ini benar-benar sesuai dengan tulisan sebelumnya. Aneka hidangan dari penjuru negara ada dalam satu tempat. Pizza, Parfait, Takoyaki, Taiyaki, Kebab, dan banyak lagi. Pengunjung pun tak begitu ramai hari ini membuat kami dengan mudah berkeliling. Kami berhenti di pusat festival yaitu sebuah panggung yang nantinya akan ada konser untuk penutupan festival.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Perfect Match

Perfect Match

ucap Keyna dan benar saja bel berbunyi menandakan jam istirahat telah berakhir. “Oh ya kata orang yang ngasih kotak itu, dia temen lama lo.” To be continued...
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dilema

Cinta dan Dilema

Ada kebahagiaan yang datang tanpa dapat ia mengerti, hanya dengan senyuman saja jantungnya sudah begitu menggila, apalagi jika ia dapat mengecap bibir ranum itu? Kepala Adri serasa mau pecah saat mengingat hal kotor itu, bagaimana bisa ia berpikir begitu mesum? Otak liarnya sudah bekerja begitu hebat, apa harus se nafsu itu hanya melihat senyumnya saja. Bibir itu ... Ahh, tak kuat diingatnya lagi. “Aku pasti sudah gila! Dia gadis baik-baik, tidak pantas aku memandangnya seperti ini,” gumam Adri kesal dengan dirinya sendiri.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Kata Yasa yang gemas dengan tingkah Speranza. Speranza yang sadar akan tingkahnya langsung duduk dengan tegak dan berdehem. Dia mengambil tissu dan membersihkan bibirnya. Dalam Sedetik mimik wajah Speranza berubah menjadi datar. Yasa terkekeh kecil melihat perubahan Speranza. Dia mengambil piring spaghetti dan mengaduk spaghetti tersebut. Speranza terus memperhatikan spaghetti tersebut tanpa berkedip.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

pikir Anna. Kencan tersebut baru berjalan lima menit namun sudah menimbulkan banyak beban pikiran di benak Anna. Anna seketika berpikir keras agar bisa pergi dari tempat itu dan membuat Brandon kesal. “Ahhh tak habis pikir, tidak ada menu yang aku sukai di sini,” ujar Anna sambil memasang wajah cemberut dan kesal, ia berharap setelah ini Brandon akan kesal dengan tingkah lakunya dan langsung memutuskan untuk membatalkan perjodohan ini.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Nindi terbatuk salah tingkah, kehadiran Eiden yang tiba-tiba dibelakangnya membuat Nindi menjadi kehilangan kendali terhadap dirinya sendiri, ditambah lagi bau parfum maskulin yang menguar saat lelaki itu berada di dekatnya membuat jantung Nindi seperti habis lari marathon. "Lupain," tukas Nindi lalu mengibaskan tangannya. "Ini, bekal buat lo," sambung gadis berkuncir kuda itu. Eiden mengernyit saat menatap kotak bekal yang diberikan oleh Nindi, pink panda? "Seriusan ini buat gue? Gak salah?"
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Dia dengan kedewasaannya selalu bisa membangkitkan yang sedang tertidur. “Akan saya berikan satu hadiah untukmu malam ini.” Dan dengan begitu, Elaine melumat bibirku dengan penuh khidmat. Pengecapku menerobos masuk ke dalam mulutnya dengan tak sabar. -II-
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Seribu Hari

Kontrak Cinta Seribu Hari

“Aku memang terlihat menyedihkan sejak dulu, Andres.” “Bukan begitu… tapi.” Delicia memulai pergerakan, dia mengambil sendok lalu menyuapkan nasi ke dalam mulutnya. Matanya yang berair menyiratkan jika wanita itu sedang menahan tangisnya. “Pedas,” komentarnya. “Ya, sangat pedas,” balas Andres, yang tahu jika Delicia hanya beralasan saja. **
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Jadi dia tidak pernah sibuk memikirkan untuk memberikan surprise. Delia menikmati steak dalam diam dengan wajah ceria. Terlihat asyik memotong dan menyuap daging ke dalam mulutnya. Namun siapa yang bisa menduga apa yang tengah ada dalam benaknya. Bahkan yang tampak di hadapan Barra hanya keceriaan ibu hamil yang tengah ngidam.
10181.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai delights
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status