Pembalasan Tuan Muda Terkuat
Pria berjubah hijau di sebelahnya membuka mulut, suaranya datar seperti batu.
Di tangannya ada sebuah bel, dan seluruh tubuhnya diselimuti aura kematian yang pekat, berat, seperti udara di dalam ruangan yang belum dibuka berhari-hari. "Kudengar pemuda ini yang mengacaukan rencanamu."
"Nether Corpse Demon Lord, urusanmu sendiri belum beres." Blood Demon Lord mendengus, matanya menyipit ke arah rekannya itu.
"Wilayah musim dingin masih belum kau bereskan, dan kau masih stuck di tingkat pertama Ranah Creation. Mau bicara apa?"