CEO Galak, Cintai Aku!
“Yang saya lakuin dari tadi sama Bapak itu cuma nyerahin botol kecap, lada, tisu dan lainnya. Apa yang bisa disebut sebagai bermesraan dengan hal-hal itu?”
Senja mengedikan bahu. “Mungkin dari sudut pandanganya Devan, itu disebut dengan bermesraan. Dan lagi, dia terobsesi sama kamu, Mentari. Bagi dia, nggak ada orang lain yang boleh menyentuh kamu selain dia.” Senja memasukkan sesendok makanan ke dalam mulut dan balas menatap dingin ke arah Devan. “Karena saya juga nggak suka kalau ada orang lain selain saya yang menyentuh kamu.”
“Hm? Bapak ngomong apa barusan?” tanya Mentari karena dia tidak bisa mendengar gumaman Senja barusan. Senja sendiri hanya diam dan mendesah berat, lalu mengacak ram
Hot Chapters