I am The Real King
Tanyanya dengan pandangan berapi-api.
"Seorang pria tua dengan jiwa bocah yang haus akan kebahagiaan di dalamnya," ujar Devron.
"A—APA MAKSUDMU BRENGSEK?!"
Devron masih tetap tersenyum membuat Abumérta kian tersulut amarah. Terutama saat Devron tiba-tiba menatapnya dengan pandangan penuh kasihan sekaligus hina, "berani sekali makhluk kotor dan hina sepertimu memandangku seperti itu hm? Lagipula... Bukankah ini sama sekali tidak sakit? Tenang saja Abumérta, seperti apa yang kau katakan sebelumnya, kau 'hanya akan sedikit kehilangan akal', tidak tidak. Sayangnya aku tidak akan membiarkanmu kehilangan akal! Dengan cara... Yang sangat menyenangkan!" Jelas Devron. Lelaki muda itu terkikik picik,