PEMBALASAN DEWA MAUT
tanya Satria Kala, memilih postur netral, tangannya di sisi tubuh, namun sangat dekat dengan gagang Kujang.
"Pekerjaan yang Tuan lakukan meninggalkan riak dalam kesunyian," jawab Rara Santi, menegakkan posisi duduknya. Ia kini menatap gulungan di pangkuannya. "Saya adalah Rara Santi, pendeta dari Cigugur, pemuja Dewa-Dewi Keseimbangan, termasuk Dewa Maut Dipasena. Tiga bulan lalu, saya diperlihatkan gambaran mengenai kembalinya musuh-musuh purba, dan saya diminta bersiaga menunggu kemunculan Sang Serpihan."
Sikat na Kabanata