Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Arga sebelumnya berniat akan merahasiakan keberadaan Prabu Girinata dan Panglima Sangkana dari Dewi Rea Utari agar tidak menjadi kemelut yang berkepanjangan. Namun yang terjadi malah sebaliknya karena Dewi Utari ternyata sudah tahu lebih dulu. “I-i—ibunda,” Arga langsung berlutut ke pangkuan Dewi Utari. “Nanda Prabu putra ibu,” Dewi Utari berkaca-kaca segera memeluk Arga penuh kerinduan. “Ma-maafkan nanda bunda,” ungkap Arga merasa bersalah.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as dewi utari
Read
+Library
SACRIFICE : THE LADY

SACRIFICE : THE LADY

Dewi Durga (atau Betari Durga) adalah ibu dari Dewa Kala, Dewa Ganesa, Dewa Kumara (Kartikeya) Ashokasundari. Ia kadang kala disebut Uma atau Parwati. Dewi Durga biasanya digambarkan sebagai seorang wanita cantik berkulit kuning yang mengendarai seekor harimau. Ia memiliki banyak tangan dan memegang banyak tangan dengan posisi mudra, gerak tangan yang sakral yang biasanya dilakukan oleh para pendeta. Di perwujudan keduanya ia digambarkan mendapat kutukan akibat perbuatan dewa lain yang membuatnya memiliki penampilan yang sangat buruk.
9.96.8K viewsOngoingAdded to Library 259 Times as dewi utari
Read
+Library
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

Dan pikiran tuan Darsa pun masih terpusat pada sosok Sarah, istri pertamanya. *** Keesokan harinya, Utari terbangun dari tidurnya. Sebelum dia sadar sepenuhnya, sekotak pil kontrasepsi dilemparkan ke arahnya. “Cepat bangun! Minum itu sekarang juga!” titah seorang wanita berpakaian mewah, menatap jijik ke arah Utari. “Oh, jadi begini pekerjaan asli kamu, Utari. Ternyata saya tertipu dengan wajah polos kamu. Kecil-kecil sudah jadi Pelakor!” desis wanita itu, yang terlihat murka.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as dewi utari
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Dewi mengecup kening putranya yang baru saja selesai menyusu. “Semoga berhasil, ya, Wi. Hati-hati juga di jalan,” ujar Astuti. Dewi tersenyum dan melangkah keluar apartemen. Dia menaiki taksi menuju salah satu universitas. Hari ini, Dewi mengikuti ujian masuk untuk mendapatkan beasiswa. Dia mengambil gelar sarjananya. “Doakan Mama, Dirga. Ini untuk kehidupan kita yang lebih baik,” gumam Dewi sembari mengerjakan soal ujian di kampus itu.
10183.5K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as dewi utari
Read
+Library
Utari

Utari

Utari tidak menyadari kalau Damar telah berada di dalam kamar. Damar diam-diam memperhatikan Utari dengan seksama. Damar melihat sosok Utari yang gigih dalam bekerja, lembut, pandai memasak dan pandai dalam segala hal rumah tangga termasuk memilihkan warna baju untuknya meskipun dengan wajah yang tidak cantik. "Kau belum selesai?" tanya Damar. "Tuan..." utari terkejut."Ini sudah selesai tuan.." jawab Utari sambil menutup resleting koper Damar.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as dewi utari
Read
+Library
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

Dan lelaki itu bukan dirinya. "Jo, masih ingat nggak sama Utami?" Aruna menatap Joandra. "Masih," jawab Joandra singkat. "Utami itu anak tunggal Mahawira Dwipangga." Joandra mengangguk. Dia sangat yakin kebencian Utami sudah setinggi puncak Himalaya padanya. "Utami sangat terpukul karena masalah itu. Kasihan dia, Jo." "Temenin dia, Run. Kasih dia kekuatan."
105.6K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as dewi utari
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

Artinya ia lebih dulu ada sebelum leluhurnya menghuni wilayah Punden. Banyak pesan yang ia dapatkan dari wanita itu, dan memang benar adanya jika dirinya tidak perlu terlalu mempercayai Sariti seperti yang di ucapkan oleh guru sekaligus Ibu angkat putranya. Dewi Panguripan jelas lelembut yang beraliran putih dan memiliki digdaya yang tidak bisa di ukur olehnya. Bahkan, Demi ketenangan wilayah yang ia jaga wanita dari alam lelembut itu rela menunjukkan dirinya.
9.53.5K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as dewi utari
Read
+Library
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

Belum ada yang tahu jika nama yang mulai melejit dan berlindung dibalik nama Pena Peri Aksara itu adalah aku. Akhirnya aku hanya memasang wajah datar dan mengangguk pada Dewi dan teman-temannya. Dulunya dia adalah siswi yang paling populer di angkatan kami. Kini karirnya tengah melejit, katanya. Nasib baik berpihak karena kenalan Om nya yang berasal dari dunia entertainment. Dewi, kini menjadi seorang model dan bintang iklan. Menjadi kebanggaan para teman-teman gengnya dan pastinya dipuji oleh semua orang yang datang. "Permisi!” tukasku seraya beranjak. Aku hanya tengah menunggu Harum---orang satu-satunya yang sejak dulu sampai sekarang menganggapku manusia.
10260.7K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as dewi utari
Read
+Library
Pesona Wanita Terkutuk

Pesona Wanita Terkutuk

Walau dirinya lebih banyak menunduk di samping sang ratu. Dusk Teriel. Komandan utama kerajaan Aries itu sesekali melempar senyum pada sosok yang ditemuinya. Pria 40 tahun dengan rambut, netra, dan juga kulit serba coklat. Walau begitu ia cukup menawan, apa lagi fisik kokoh miliknya, akan sangat menyenangkan bagi para pemuja untuk bersandar di dadanya. "Selamat datang di tanah Hades, Yang Mulia Ratu, suatu kehormatan bagi keluarga kami bisa menyambut anda di sini," begitulah sambutan dari kepala keluarga Hadesia.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as dewi utari
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Setelah diingat-ingat, sorot itu masih tetap sama. Mutiara mendekat dan kembali duduk di kursi sebelumnya. Meraih tangan suaminya lantas ditempelkan di pipinya. "Mbah Uti sudah meninggal, Bang. Satu-satunya wanita yang membuatku bertahan di sana udah nggak ada. Wanita yang pernah kujanjikan sebuah kenyamanan udah nggak ada. Beliau bahkan belum melihat aku sekarang. Beliau bahkan belum sempat melihat betapa tampannya suamiku. Beliau udah meninggal."
103.8K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as dewi utari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status