Bintang untuk Langit
Teman-teman Langit memperhatikan, mengira jika Bin yang dimaksud adalah laki-laki, sehingga mereka semua tampak tak acuh.
“Langit, kamu di mana?” tanya Bintang dari seberang panggilan, terdengar suara isakkan sampai ke telinga Langit.
Langit sedang duduk di atas motor, hingga langsung turun saat mendengar suara isakkan.
“Bin, kamu nangis?” tanya Langit panik.
“Kamu di mana?” Bintang mengulang pertanyaannya.
“Kamu di mana? Biar aku jemput,” kata Langit begitu cemas.
Hot Chapters