Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purnama

Purnama

Hari libur berarti masak lebih banyak karena kedua mertua beserta adik ipar Purnama dapat dipastikan akan sarapan bersama di rumah Purnama. Purnama membuat nasi uduk beserta telur dadar dan bihun goreng untuk sarapan. Begitu semua selesai dimasak, kedua mertua Purnama datang. Mereka seakan memiliki radar yang bisa mendeteksi bahwa sarapan telah siap. Purnama membangunkan Bintang untuk sarapan bersama, "Mas, bangun! Ayo sarapan, mami sama papi udah di meja makan tuh."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
GARA-GARA AEROBIK, ISTRIKU BERBADAN DUA

GARA-GARA AEROBIK, ISTRIKU BERBADAN DUA

Ini Mas Raffa yang kukenal, selalu hangat dan pengertian. "Maaf, ya, hari ini Ayah tidak ada untuk kalian. Ayah janji, hanya hari ini saja," tukasnya. Namun mataku membulat melihat ponselnya menyala, menampakkan satu buah pesan yang masuk dari kontak bernama Diana. Siapa Diana? Bersambung ...
1052.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Pria yang Tiada Duanya

Pria yang Tiada Duanya

Namun kedua berandal ini gagal karena seseorang yang mereka tidak ketahui karena cukup dengan satu serangan yang cepat keduanya dibuat pingsan. Pujian atas niat mereka dan makian atas kelemahan mereka tertahan ketika panggilan masuk ke ponsel. Panggilan dari ayahnya, Rian Anggara. Dengan sikap acuh, ia menerima panggilan tersebut. “Bocah bodoh! Jika kau ingin bermain preman, kau harus bisa mengatur anak buahmu!” hardik Rian yang sukses membuat Joni ketakutan.
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

POV AISYA "Siapa, Sya?" Ummi bertanya dari arah dapur. "Tidak tahu, Mi. Memang tak ada yang ngirim pesan main ke rumah?" Aku bertanya pada Ummi. Karena biasanya kalau ada keluarga yang datang, selalu mengirim pesan. Itu sudah seperti itu sejak aku kecil. "Dilihat dulu...." Pinta Ibu. Maka aku pun bergegas, berusaha berdiri dari dudukku. Namun, tanganku ditahan Syerin. Dia malah memintaku duduk.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
DUDA PILIHAN PAPA

DUDA PILIHAN PAPA

“Aku udah nikah beberapa bulan yang lalu Yin. Ayah menjodohkanku dengan duda pilihannya.” “What ??? Duda pilihan papa eeh ayahmu? Duda Chik ?” mata Terryn membulat. Dalam pikirannya terlintas duda tua, gemuk botak, pendek, pipi yang bergelambir dan memakai banyak cincin dengan batu permata yang mencolok. “Sereeem Chiiik …,” Terryn bergidik dia merinding membayangkan sahabatnya yang cantik jelita itu dalam dekapan laki-laki tua yang sudah bau tanah.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Lu punya duit berapa?” “Ga ada,” jawab Panji tandas. “Tapi kalo lu mau gue bisa kasih ciuman lagi.” Muka Dinda spontan memerah. “Sialan. Ngungkit-ngungkit aja lu.” “Tapi lu suka kan?” “Buat gue itu bukan ciuman.” “Apa dong?” “Tipuan. Hukuman atas kelalaian gue dalam menghadapi elo.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Dan untuk pertama kalinya, Luna merasakan kehangatan memiliki teman-teman yang tulus dan menyenangkan tanpa pembulian. Setelah hampir dua jam para perempuan sibuk di dalam satu ruangan yang sama, akhirnya pintu terbuka. Jacob segera menoleh, berpikir itu adalah Luna, namun dugaannya salah. Itu adalah anak bungsu Deon, Diana. Gadis berusia tujuh belas tahun itu berkacak pinggang dengan senyum puas di bibirnya. "Kau ingin melihat pertunjukkan yang menarik?" tanyanya.
9.9116.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Papah berdiri dipintu pembatas dengan senyum lebar. "Pagi." jawab kami hampir bersamaan. "Wah ... seru ya. Pagi-pagi sudah ramai," ujar Papah sambil jalan mendekat dan menarik kursi yang ada disebelah Mamah. "Alhamdulillah, Pah. Ini semua karna Mamah," jawab Diana sambil menoleh kearah Mamah. "Loh, kok Mamah? Ini semua berkat kerja keras kamu," jawab Mamah.
9.832.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 641 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Disangka Ojek Ternyata Miliuner

Disangka Ojek Ternyata Miliuner

ucap Morgan mempesilahkan rekannya memesan minuman. "Mbak, air putih 1 ya," teriak Dion. "Loh seriusan kamu pesen air putih doang?" tanya Morgan heran. "Lagi ngirit. Adekku bulan depan harus bayar spp," sahut Dion. Morgan menganggukkan kepala. "Lah sama dong. Aku juga ngirit," celetuk Jonathan. "Katanya tadi puasa," sahut Dion heran. "Yok i bro! Puasa ngirit," Kata-kata itu memecahkan suasana dan memancing gelak tawa yang tak terbendung dari teman-temannya.
9.220.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Kontrak Dadakan untuk Office Girl Cantik

Kontrak Dadakan untuk Office Girl Cantik

tanya Nanda ingin tahu. "Lesu aja lah, aku juga manusia bukan robot," jawab Dion. Mereka pun sarapan bareng sambil menonton berita. Mendadak ponsel Dion berbunyi tanda telpon masuk. "Papa, kenapa dia menghubungi aku," gumam Dion heran. "Iya Pa kenapa," kata Dion. "Kamu bisa ke perusahaan Papa sekarang? ini penting," Papanya menunggu kepastian dari Dion
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status