Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

tanya Banyu yang dijawab dengan tamparan yang lumayan bertenaga dari Diani di kepala anak sulungnya. “Aduh! Ibu!” pekik Banyu. “Kamu itu duda. Inget statusmu! Emang Ibu mau punya anak duda?!” ucap Diani sambil melenggang pergi. “Jahat banget!” ucap Banyu sambil mengusap bekas tepukan Diani di kepalanya sambil meringis menahan sakit. ***
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Mantan

Menikah dengan Mantan

Apa pun yang ingin dia beli, tidak perlu konfirmasi lagi kepada Damian. “Ulang tahun Damian tanggal berapa, ya?” gumamnya secara tiba-tiba ia teringat tanggal lahir Damian. Sepertinya Indi ingin memberikan hadiah untuk suaminya itu. “Damian?” panggil Indi kemudian. “Kenapa, Indi?” “Eeuhh … tanggal lahir kamu, kapan?” tanyanya kemudian. Damian terkekeh mendengar pertanyaan dari istrinya itu. “Tanggal dua belas bulan depan. Kalau lupa, nanti aku ingetin lagi. Mau kasih surprice ya, buat aku?”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

“Gue mau pulang lah, istrahat. Muak banget sama pekerjaan ini.” Dian melepaskan tawanya sampai terbatuk. Setelah meminum air putih, dia kembali berbicara. “Gue pikir mau ngedate. Kan dia udah datang.” Hah? Jena menaikkan alisnya satu, “Dia siapa?” Dian melongo sesaat sambil menjentikkan jarinya. “Astaga! Lo nggak dikasih tau soal kedatangannya Brian?” Kemudian memijat pelipisnya, “Gue baru liat pasangan kayak kalian.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Tipu Daya Pacar Ibuku

Tipu Daya Pacar Ibuku

Matanya menatapku dengan penuh hasrat. Seolah sedang mengagumi harta karun yang tak ternilai. “Payudara besar Karina tumbuh dengan sangat indah. Siang tadi Om nggak sempat melihat jelas, sekarang sudah bisa melihatnya dengan seksama.” Jantungku berdebar kencang karena kebingungan. Bukankah Om James itu pacarnya ibu? Mengapa dia mengatakan hal seperti itu padaku? “Om James, kamu… kamu mau apain?”
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pagi-pagi sekali, aku terbangun gara-gara mendengar suara dari dapur. Brian dengan kemeja yang digulung sampai siku, lengan kekar dan berotot itu sedang sibuk membolak-balik wajan, menghangatkan kembali semua masakan semalam. “Hari ini aku temani kamu merayakan hari Idul Adha yang terlewat kemarin.” Dia menjepit sepotong daging asam manis dengan spatula dan mencicipinya. “Lumayan enak juga.”
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Dia Putriku

Dia Putriku

Lama tidak menggerakkan tubuhnya membuat perempuan itu merasa agak lelah. Satu notifikasi terdengar. Satu pesan masuk menggerakkan tangannya untuk meraih ponselnya lagi dan Shireen membaca pesan tersebut yang ternyata dari Dika, sahabatnya. 'Bagus kau ya!' 'Ada apa?' dengan malas Shireen menjawab. 'Masih bertanya ada apa? Hei, bakpao! Kamu masih bertanya seperti itu masih nggak mau memberitau sebenarnya?!'
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
DIA ATAU DIA

DIA ATAU DIA

Dia menutup matanya, mengambil napas dalam, lalu membayangkan sebuah tempat. Di dalam imajinasinya, dia berada di sebuah pantai yang sunyi. Angin laut menerpa wajahnya, membawa ketenangan yang aneh. Dan di sampingnya, seseorang berdiri. Aidan. Rin membuka matanya dengan cepat, jantungnya berdebar tak karuan. Luca masih menatapnya dengan sabar. “Siapa yang muncul dalam bayanganmu?” Rin menelan ludah, tidak sanggup menjawab. Tapi diamnya sudah cukup menjadi jawaban bagi Luca.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
Life Must Go On

Life Must Go On

Balas dio "Lagian, ini kan weekend sayang, masa suaminya lagi free isterinya malah keluar, enggak boleh itu!" kata dio, kedua tangannya memeluk pinggang diana sembari menutup mata. Dengan diana yang masih mengelus rambutnya. "Kok gitu? besok jugakan masih free" balas diana. Ini memang hari sabtu, dan besok hari minggu. Jadi besok juga diana masih free.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai dia punya
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Pria itu ikut duduk dan menaikkan celana kolornya yang sedikit melorot. "Ada apa, hm? Tanggal empat, kan? Kenapa kamu bingung? Melupakan sesuatu? Ada janji dengan teman? Siapa? Roma, Sindi? Atau Auryn?" Damar mendadak seperti ibu-ibu kompleks yang selalu ingin tahu segalanya. "Enggak! Aku sudah telat tiga hari ini, Mas," kata Diana dengan wajah pias.
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai dia punya
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status