Diary Langit
cerita tuan Kusuma sambil menatap putri kesayangannya.
“Oh ya?” kata Luna sambil membulatkan mata tak percaya.
“Iya sayang, kami harus berada dalam keheningan, khusyuk berdoa yang dilakukan di jam-jam yang sudah ditentukan. Setelah doa pagi, mulailah kami belajar. Ada juga waktu melakukan ibadat siang, malam dan ibadat penutup. Waktu untuk doa pribadi juga ada. Pokoknya di sana semua segala teratur dengan jadwal yang sangat ketat. Selain waktu ibadat dan belajar, ada juga waktu mengembangkan bakat, bekerja membersihkan asrama, dan banyak lagi yang kami lakukan," kata pak Kusuma yang membuat Luna terpaku mendengar semua cerita itu.
Bab Populer